Sukabumi Update

Dorong Legalitas dan Digitalisasi, DKUKM Fasilitasi UMKM Desa di Cicurug

Ilustrasi AI: Pelaku UMKM yang hadir langsung difasilitasi, mulai dari pemasaran, cara membangun merek, hingga perbaikan kemasan produk. (Sumber: copilot)

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala UPTD PLUT DKUKM Kabupaten Sukabumi, Herman Subandi, menyampaikan hasil pendampingan kepada pelaku UMKM yang digelar di D’Garasi Cafe, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Sabtu 7 Februari 2026. Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat halal, hingga penguatan branding dan pemasaran.

Herman menjelaskan, pelaku UMKM yang hadir langsung difasilitasi, mulai dari pemasaran, cara membangun merek, hingga perbaikan kemasan produk. “Kemarin kita fasilitasi langsung, mulai dari pemasaran, cara membranding produknya, pengemasan yang bagus. Kita bantu juga label halal dan NIB dicantumkan di kemasan supaya tampilannya lebih baik,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Rabu (11/2/2026).

Selain itu, DKUKM juga mendorong pelaku UMKM untuk bergabung dalam Paguyuban UMKM Sagala di Cicurug. Paguyuban tersebut merupakan binaan CSR Aqua dan dinilai telah berkembang. Sejumlah produknya telah masuk ke sejumlah ritel seperti Yogya dan Indomaret, serta dipasarkan hingga ke Jakarta. Bahkan, kata Herman, produk UMKM Sagala pernah dipesan untuk kebutuhan jamuan tamu di lingkungan Aqua dan Sekretariat Negara.

Baca Juga: Per 31 Januari 2026, Realisasi APBD Kota Sukabumi Tembus Rp140,38 Miliar

Ke depan, Sagala bersama PLUT DKUKM berencana menggelar launching penjualan setiap hari Jumat di PLUT, sekaligus mendorong pemasaran digital bekerja sama dengan Dinas Kominfo. “Kami ingin penjualan juga didukung digitalisasi supaya jangkauannya lebih luas,” katanya.

Terkait legalitas, Herman menegaskan tidak ada kendala berarti yang disampaikan pelaku UMKM. Menurutnya, proses pengurusan kini lebih mudah karena dapat dilakukan secara online cukup dengan KTP dan nomor kontak aktif. “Sekarang cukup KTP, bisa kita bantu secara online. Hasilnya juga dikirim lewat nomor HP, jadi tidak ada kesulitan,” jelasnya.

Dalam pertemuan itu, Kepala Desa Benda juga hadir dan menyampaikan harapan adanya pelatihan pemberdayaan UMKM di desa. Meski di tengah keterbatasan anggaran, DKUKM berencana tetap mengadakan program pelatihan di Desa Benda, mencakup legalitas, pengembangan produk, hingga pemasaran digital.

Baca Juga: Bangun Daya Saing Perguruan Tinggi: Silaturahmi BPH dan Rektor PTMA DKI Jakarta, Jabar, Banten di UMMI

Herman berharap sinergi antara aspirasi masyarakat dan program pembinaan dinas dapat mendorong UMKM di Desa Benda dan Cicurug semakin maju. “Kita dorong dan dukung melalui dinas secara teknis, terutama peningkatan SDM dan pemasaran digital. Kalau hari ini tidak dikenalkan melalui digital, mungkin agak tertinggal,” pungkasnya. (adv)

 

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT