SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat (Distanhorti Jabar) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Bantuan Pemerintah Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan Tahun Anggaran 2026, Rabu (11/2/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Mawar Kantor Distanhorti Jabar, Bandung, ini menjadi momentum krusial untuk menyinkronkan strategi penguatan pangan nasional, mengingat posisi strategis Jabar dalam sektor pertanian.
Dalam sambutannya, Kepala Distanhorti Jabar, Dadan Hidayat, memaparkan capaian membanggakan sepanjang tahun 2025. Jabar tercatat sebagai provinsi dengan peningkatan produksi padi tertinggi di tingkat nasional.
Tak hanya itu, dari sisi efektivitas lahan, Jabar juga berhasil menempati peringkat kedua produktivitas padi nasional, tepat di bawah Provinsi Bali.
"Capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para petani dalam meningkatkan kinerja sektor pertanian," ujarnya.
Baca Juga: Sambut Ramadan, Distanhorti Jabar Pantau Kestabilan Pangan dan Siapkan Pasar Tani
Meski mencetak prestasi, tantangan besar membayangi sektor pertanian di Jabar, terutama terkait masifnya alih fungsi lahan sawah menjadi area industri maupun pemukiman.
Direktur Irigasi Pertanian Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan, Liferdi Lukman, menekankan bahwa Jabar memiliki keterbatasan dalam melaksanakan program cetak sawah baru. Oleh karena itu, strategi utama yang akan diusung pada tahun 2026 adalah pengamanan lahan yang sudah ada.
Menurutnya, peningkatan produksi dapat dilakukan melalui peningkatan indeks pertanaman dan produktivitas, yang didukung dengan rehabilitasi jaringan irigasi serta penguatan sarana dan prasarana irigasi pertanian.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi dari Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementan, Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan, serta Kepala Bidang PSP Distanhorti Jabar beserta jajaran terkait.
Melalui koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan kegiatan bantuan pemerintah bidang lahan dan irigasi pertanian tahun 2026 dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan produksi pertanian di Jabar. (adv)
Editor : Denis Febrian