Sukabumi Update

Cahaya Pemimpin Qurani: Pesantren Kilat Al Umanaa Menginspirasi Ribuan Siswa di Sukabumi

Foto bersama Direktur Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, Kepala dan jajaran guru SMPN 4 Kota Sukabumi dan santri Al Umanaa. (Sumber : Istimewa.)

SUKABUMIUPDATE.com - Suasana penuh semangat, inspirasi, dan nilai-nilai keislaman terasa kuat ketika Pondok Pesantren Modern Al Umanaa menghadirkan program Pesantren Kilat bertema “CERIA: Cerdas dalam Beramal, Inspiratif dalam Berakhlaq” di dua sekolah sekaligus: SMPN 4 Kota Sukabumi dan SDIT Insani Sukabumi.

Tidak kurang dari 1.530 siswa, yang terdiri dari 929 siswa SMPN 4 Kota Sukabumi dan 501 siswa dari SD IT Insani, menjadi peserta dalam kegiatan Pesantren Kilat ini. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 Maret 2026, ini menjadi ruang belajar yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menyalakan kesadaran tentang pentingnya visi hidup seorang muslim dan karakter kepemimpinan yang berlandaskan Al-Qur’an.

Program ini sekaligus menjadi wujud komitmen Pondok Pesantren Modern Al Umanaa dalam menyiapkan generasi pemimpin Qurani masa depan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam akhlaq, visi hidup, dan kebermanfaatan bagi umat.

Simbolisasi Pembukaan oleh Direktur Pondok Pesantren Modern Al Umanaa dan Kepala SMPN 4 Kota Sukabumi.Simbolisasi Pembukaan oleh Direktur Pondok Pesantren Modern Al Umanaa dan Kepala SMPN 4 Kota Sukabumi.

Pesantren Kilat Inspiratif di SMPN 4 Kota Sukabumi

Kegiatan di SMPN 4 Kota Sukabumi dibuka secara meriah melalui Grand Opening yang dipandu oleh santri Al Umanaa, Ananda Habiburrahman Ibnu Akbar dan Ananda M. Nur Falah. Acara diawali dengan pembukaan serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Iqbal Inayaturrahman, menghadirkan suasana khidmat sejak awal kegiatan.

Sambutan kemudian disampaikan oleh Kepala SMPN 4 Kota Sukabumi, Bapak Asep Fajar Ansori, M.Pd., dilanjutkan oleh Direktur Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, K.H. Mindjali Abdulghani Syarif. Secara simbolis, kegiatan dibuka dengan prosesi gunting pita oleh kedua pimpinan lembaga tersebut sebagai tanda dimulainya rangkaian pesantren kilat.

Suasana semakin hidup dengan drama multibahasa yang dibawakan oleh para santri Al Umanaa, menunjukkan kreativitas sekaligus kemampuan komunikasi global yang dimiliki para santri.

Memasuki sesi pembelajaran, siswa kelas 9 mengikuti pematerian bersama di aula dengan topik Visi Hidup Muslim yang disampaikan oleh Ust. Mahdi Karim, S.T., serta Sirah Nabawiyah oleh Ust. Bilal Syariati, S.Pd.

Sementara itu, siswa kelas 7 dan 8 mengikuti pembelajaran dalam kelompok kecil di kelas bersama para mentor yang merupakan santri aktif Al Umanaa. Dalam sesi ini, siswa belajar Bahasa Arab, Bahasa Jepang, serta menerjemahkan Al-Qur’an menggunakan metode Tamyiz sebuah metode yang memudahkan siswa memahami struktur bahasa Al-Qur’an secara praktis.

Momen kebersamaan santri Al Umanaa sebagai mentor dan siswa SMPN 4 Kota SukabumiMomen kebersamaan santri Al Umanaa sebagai mentor dan siswa SMPN 4 Kota Sukabumi.

Pada hari kedua dan ketiga, kegiatan berlangsung bergantian antar jenjang kelas. Siswa mendapatkan materi Visi Hidup Muslim dan Sirah Nabawiyah dari para asatidz Al Umanaa, di antaranya Ust. Faqih Alhaq, S.Hum., Ust. Faruq Aziz, S.Hum., serta Ust. Azwar Ghani Sopian, S.T.

Kegiatan ditutup dengan Grand Closing yang meriah, menampilkan pertunjukan siswa SMPN 4 Kota Sukabumi yang menunjukkan hasil pembelajaran selama tiga hari kegiatan berlangsung.

Dalam sambutannya, Asep Fajar Ansori, M.Pd. menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami bersyukur kegiatan ini berlangsung meriah dan memberikan manfaat nyata bagi siswa. Bahkan beberapa siswa mulai mampu menerjemahkan Al-Qur’an menggunakan metode Tamyiz,” ungkapnya.

Usth. Amalia Dianah, M.Si. berinteraksi dengan siswa SDIT Insani dalam sesi materi Visi Hidup Muslim.Usth. Amalia Dianah, M.Si. berinteraksi dengan siswa SDIT Insani dalam sesi materi Visi Hidup Muslim.

Antusiasme Tinggi di SDIT Insani Sukabumi

Pesantren kilat di SDIT Insani Sukabumi juga berlangsung tak kalah meriah dengan antusiasme tinggi dari para siswa. Acara pembukaan diawali dengan penampilan marawis dari siswa SDIT Insani, dilanjutkan dengan pembukaan, tilawah Al-Qur’an, serta sambutan dari Kepala SDIT Insani, Ust. Herra Taufik,.S.Si,.M.Pd.,Gr. dan Direktur Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, K.H. Mindjali Abdulghani Syarif.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan dari santri Al Umanaa yang semakin menyemarakkan suasana sebelum memasuki sesi pembelajaran.

Siswa dibagi menjadi dua kelompok besar:

  • Kelas bawah (kelas 1–3)
  • Kelas atas (kelas 4–6)

Pada hari pertama, siswa kelas bawah mendapatkan materi Visi Hidup Muslim dari Usth. Amalia Dianah, M.Si. dan Ust. Indra, serta materi Sirah Nabawiyah dari Ust. Faruq Aziz, S.Hum. dan Usth. Aulia Putri. Sementara itu, siswa kelas atas mengikuti bimbingan mentor yang merupakan santri aktif Al Umanaa.

Hari kedua diisi penuh dengan kegiatan bimbingan mentor, sedangkan pada hari ketiga siswa kelas atas mendapatkan pematerian Visi Hidup Muslim dari Ust. Faruq Aziz, S.Hum. dan Usth. Aulia Putri, sebelum kegiatan ditutup dengan Grand Closing yang penuh semangat.

Momen kebersamaan santri Al Umanaa sebagai mentor dan siswa SDIT Insani.Momen kebersamaan santri Al Umanaa sebagai mentor dan siswa SDIT Insani.

Santri Sebagai Pemimpin Muda yang Menginspirasi

Yang membuat kegiatan ini istimewa bukan hanya materinya, tetapi juga peran aktif para santri Al Umanaa yang terlibat langsung dalam seluruh proses kegiatan.

Mulai dari merancang konsep acara, mempersiapkan kebutuhan teknis, menjadi pembawa acara, mentor pembelajaran, hingga mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung, para santri terlibat secara end-to-end dalam penyelenggaraan program ini.

Hal ini mencerminkan salah satu keunggulan pendidikan di Pondok Pesantren Modern Al Umanaa: mendidik santri bukan hanya sebagai pelajar, tetapi sebagai pemimpin masa depan yang siap mengambil peran nyata di tengah masyarakat.

Melalui pengalaman memimpin kegiatan, mengajar, dan berinteraksi langsung dengan siswa dari berbagai jenjang, para santri ditempa untuk memiliki kapabilitas kepemimpinan, komunikasi, serta keberanian berdakwah sejak dini.

Penampilan drama muliti bahasa inspiratif dari santri Pondok Pesantren Modern  Al Umanaa.Penampilan drama muliti bahasa inspiratif dari santri Pondok Pesantren Modern Al Umanaa.

Menjalin Silaturahmi dan Menebar Kebermanfaatan

Dalam sambutannya, K.H. Mindjali Abdulghani Syarif menegaskan pentingnya memperkuat tali silaturahmi antar lembaga pendidikan.

Beliau menyampaikan bahwa manusia pada hakikatnya diciptakan untuk memimpin dan memberi dampak bagi umat, sehingga kolaborasi seperti program pesantren kilat ini merupakan salah satu bentuk nyata menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas.

Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, lanjut beliau, selalu terbuka untuk berbagai bentuk kerja sama, kunjungan, dan kolaborasi pendidikan, sebagai upaya bersama membangun generasi yang berakhlak, berilmu, dan siap memimpin masa depan.

Melalui kegiatan ini, Al Umanaa kembali menegaskan komitmennya untuk melahirkan generasi pemimpin Qurani—generasi yang cerdas dalam beramal, inspiratif dalam berakhlak, serta siap membawa nilai-nilai Al-Qur’an menjadi cahaya bagi masyarakat. 

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT