Sukabumi Update

Borong 5 Penghargaan Nasional, BPTPH Jabar Perkuat Pengendalian Hama dan Kolaborasi Internasional

Kepala UPTD BPTPH Jabar, Nungke Rochjatti saat menjadi pembina apel Distanhorti Jabar, Senin (13/4/2026). (Sumber : IG Distanhorti Jabar)

SUKABUMIUPDATE.com - Mengawali pekan dengan semangat prestasi, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat (Distanhorti Jabar) menggelar apel pagi rutin di halaman kantor pusat, Senin (13/4/2026). Momentum ini menjadi spesial dengan diumumkannya keberhasilan UPTD Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) yang sukses memborong lima penghargaan tingkat nasional.

Kepala UPTD BPTPH Jabar, Nungke Rochjatti, yang bertindak sebagai pembina apel, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran atas dukungan yang solid hingga prestasi tersebut dapat diraih.

BPTPH Jabar menunjukkan taringnya dalam ajang Food Crop Protection Award (Penghargaan Perlindungan Tanaman Pangan) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI. Tidak tanggung-tanggung, lima kategori berhasil disabet sekaligus, yakni:

1. Juara 1 kategori BPTPH Berprestasi.

2. Juara 1 kategori POPT Berprestasi.

3. Juara 2 kategori LPHP Berprestasi.

4. Juara kategori Video BPTPH Terfavorit.

5. Juara kategori Video LPHP Terfavorit.

Baca Juga: 41 Penyuluh Pertanian Jabar Beralih Jabatan, Distanhorti Tekankan Peningkatan Kinerja

Selain merayakan prestasi, Nungke juga memaparkan sejumlah agenda strategis BPTPH yang tengah berjalan. Salah satu yang menonjol adalah kolaborasi internasional bersama Chiba University Jepang dan IPB University dalam pelatihan metode kerusakan padi versi SATREPS. Teknologi ini digunakan untuk meningkatkan akurasi data guna mendukung program Asuransi Pertanian.

BPTPH juga terus memperkuat lini lapangan melalui bimbingan teknis kompetensi bagi 600 petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) se-Jawa Barat yang bekerja sama dengan BPSDM Jabar.

"Alhamdulillah, dengan terselenggaranya kegiatan tersebut saya ucapkan terimakasih kepada Distanhorti Jabar, karena BPTPH tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dan dukungan dari Distanhorti," ujarnya.

"Saat ini kami juga fokus pada gerakan pengendalian serentak di kabupaten/kota untuk menekan dampak kerusakan tanaman, khususnya akibat hama tikus dan Wereng Batang Cokelat (WBC)," tambahnya.

Di akhir arahannya, Nungke menekankan pentingnya peran Bidang Pangan dalam koordinasi data lapangan, serta Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) yang telah menyuplai "amunisi" berupa pestisida dan perpompaan. Sinergi inilah yang membuat pengendalian hama di Jabar tetap terkendali.

"Saya ucapkan terimakasih kepada bidang pangan atas koordinasi terkait kecocokan data di lapangan, juga bidang PSP atas sarana amunisi pestisida dan perpompaan sehingga pengendalian dilapangan dapat terkendali," pungkasnya. (adv)

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT