SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distanhorti) Provinsi Jawa Barat resmi menjalin kolaborasi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jawa Barat untuk memperkuat program ketahanan pangan keluarga.
Kerja sama ini diwujudkan melalui persiapan Gerakan Tanam (Gertam) Cabai yang dipusatkan di Balai Benih Hortikultura (BBH) Jabar, Kamis (16/4/2026).
Kunjungan kerja Tim Pokja III TP PKK Jabar ini diterima langsung oleh Sekretaris Distanhorti Jabar, Yanti Hidyatun, didampingi Kepala UPTD BBH Jabar, Kodrat Santosa. Pertemuan yang berlangsung di Aula dan lahan perbanyakan benih BBH Jabar ini bertujuan menciptakan lingkungan asri melalui kemandirian pangan di tingkat rumah tangga.
Baca Juga: Distanhorti Jabar Cek Pompa Tenaga Surya di Cianjur, Pastikan Petani Aman dari Ancaman Kekeringan
Sekretaris Distanhorti Jabar, Yanti Hidyatun, mengungkapkan bahwa perencanaan gerakan tanam cabai ini sebenarnya telah matang sejak tahun lalu. Namun, momentum kolaborasi dengan TP PKK menjadi kunci utama dalam pendistribusian program ke masyarakat luas.
"Sudah kami siapkan sebetulnya dari tahun 2025 hanya waktu itu kita belum dapat berkesempatan untuk memasarkan program tersebut. Alhamdulillah kali ini dapat menepati janji dengan telah disiapkan benih cabe kurang lebih lebih dari 1000 pohon," ujar Yanti.
Tidak hanya sekadar memberikan bibit, kegiatan ini juga diisi dengan pembekalan teknis. Pakar dari Konsultan Pertanian Sehat, Prof. Ahmad Syawaludin, hadir sebagai narasumber untuk memberikan materi terkait tata cara penanaman serta perawatan tanaman yang baik dan efisien.
Langkah edukasi ini dinilai penting agar benih yang dibagikan tidak hanya ditanam, tetapi juga mampu tumbuh produktif sehingga memberikan dampak ekonomi nyata bagi keluarga.
Acara ditandai dengan penyerahan benih cabai secara simbolis dari Distanhorti Jabar kepada pengurus TP PKK Jabar. Setelah itu, tim melanjutkan kegiatan dengan rapat kerja Pokja III serta peninjauan langsung ke lahan pembibitan.
Koordinasi teknis dilakukan secara mendalam untuk memastikan ketersediaan bibit cabai mencukupi sebelum segera didistribusikan ke berbagai wilayah di Jawa Barat. Gerakan ini diharapkan mampu menekan angka inflasi daerah melalui kemandirian penyediaan komoditas cabai dari pekarangan rumah sendiri. (adv)
Editor : Denis Febrian