SUKABUMIUPDATE.com - Dari ratusan pendaftar, 90 usaha mikro di Kabupaten Sukabumi terpilih untuk program pemberdayaan UMKM Naik Kelas tahun 2026. Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah atau DKUKM Kabupaten Sukabumi memilih para peserta yang akan mengikuti program pendampingan pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) agar bisa berkembang dan naik kelas.
Para peserta ini dipilih dari proses kurasi selama masa pendaftaran, yang sudah berlangsung sejak 13 Mei 2026 lalu. Virly Virliana, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro, DKUKM Kabupaten Sukabumi, menjelaskan proses kurasi pemilihan peserta berdasarkan indikator yang ditetapkan oleh pemerintah provinsi Jawa Barat.
“Alhamdulillah sudah terpilih ada 90 peserta mengikuti program UMKM Naik Kelas 2026. Bulan Juni ini insya allah kita kick-off,” jelasnya kepada sukabumiupdate.com, Kamis (4/6/2026).
Baca Juga: Inflasi Kota Sukabumi Berhasil Ditekan: Mei 2,88 Persen Terendah Se-Nasional
Menurut Virly, saat ini DKUKM tengah mematangkan konsepnya sekaligus mensosialisasikan peraturan pra program kepada peserta terpilih. UMKM Naik Kelas sendiri merupakan program pendampingan selama 4 bulan kurang lebih, agar para pelaku usaha mikro bisa berkembang secara bisnis.
“Bagaimana akses pemasaran, manajerial dan lain-lain lainnya. Program ini akan berlangsung hingga bulan Agustus 2026,” ungkapnya.
Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, UMKM Naik Kelas 2026 mengalami sejumlah penyesuaian karena adanya efisiensi anggaran. Tahun ini, lanjut Virly, hanya ada 3 pendamping, 1 koordinator.
Baca Juga: Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Kali Secara Berturut-turut dari BPK RI
“Pendamping ini untuk 3 wilayah selatan 30 peserta, utara 30 peserta, dan barat Kabupaten Sukabumi 30 peserta,” pungkasnya.
Saat launching program ini pada masa awal pendaftaran, Kepala DKUKM Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, mengatakan program ini menjadi langkah strategis untuk membekali pelaku usaha mikro agar memiliki kemampuan profesional. Langkah ini dinilai penting agar pelaku UMKM mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan mempermudah pengelolaan usaha sehari-hari.
Ia juga berharap melalui pelatihan para pelaku UMKM dapat semakin mandiri, berkembang, dan memiliki daya saing di tengah tantangan ekonomi serta perkembangan pasar digital yang terus berubah. “Bersama, kita dorong UMKM Kabupaten Sukabumi naik kelas, mandiri, dan berdaya saing,” jelasnya melalui keterangan pers. (adv)
Editor : Fitriansyah