Sukabumi Update

Wabup Sukabumi Dampingi Nusron Wahid, Bahas Beasiswa Pendidikan Santri

Wabup Sukabumi bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid di Yaspida (Sumber: dokpim)

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menekankan pentingnya santri memiliki keseimbangan antara pemahaman agama dan penguasaan ilmu pengetahuan. Menurutnya, santri harus mampu mengembangkan kemampuan intelektual tanpa meninggalkan nilai-nilai spiritual yang menjadi fondasi pendidikan pesantren.

Hal itu disampaikan Nusron saat menghadiri kegiatan di Pondok Pesantren Yaspida, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Ia juga menceritakan keterlibatannya dalam program beasiswa bagi santri yang telah berjalan sejak 2005.

"Yang sama-sama aktivis, yang punya kesadaran sama itu ngumpulin sesuatu lah untuk ngasih beasiswa kepada santri-santri yang kuliah di perguruan tinggi negeri dari tahun 2005," kata Nusron kepada sukabumupdate.com, Kamis malam (4/6/2026).

Baca Juga: Wujudkan Akuntabilitas, Diskominfosan Kabupaten Sukabumi Optimalisasi Layanan Informasi dan SP4N Lapor

Menurut Nusron, program tersebut lahir dari keinginan untuk memperluas akses pendidikan bagi kalangan santri agar mampu berkiprah di berbagai bidang keilmuan dan profesi.

"Intinya ingin bahwa santri tidak hanya ahli di bidang agama tapi punya ilmu agama dan sains supaya pengetahuannya tidak kering, tidak hanya spirit spiritual namun juga spirit intelektual," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi Andreas mengatakan Pemerintah Kabupaten Sukabumi memasukkan program beasiswa ke dalam visi dan misi daerah. Program tersebut ditujukan bagi pelajar berprestasi maupun masyarakat kurang mampu, termasuk santri.

Baca Juga: John Herdman Buka Suara soal Absennya Marc Klok dari Timnas Indonesia

"Pemda kemarin visi misi juga sudah masuk ya kaitan beasiswa berprestasi, tidak mampu, udah ada beberapa yang kita dorong sudah masuk program dari tahun kemarin termasuk santri," kata Andreas.

Ia menegaskan, masyarakat Kabupaten Sukabumi memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh bantuan pendidikan dari pemerintah daerah. "Untuk masyarakat Kabupaten Sukabumi mereka berhak mendapatkan beasiswa dan itu sudah berjalan," ujarnya.

Andreas menilai dukungan terhadap pendidikan harus terus diperkuat agar mampu mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi perkembangan zaman. "Sangat bagus karena dunia hari ini butuh ilmuan handal, terutama untuk kemajuan zaman. Kita harus mengikuti perubahan ini dan harus kita dukung ke depan," tandasnya. (adv)

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT