SUKABUMIUPDATE.com - Sepekan setelah kebakaran menghanguskan tiga rumah di Kampung Sawah RT 01/RW 03, Desa Langensari, Kecamatan Parungkuda, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada keluarga terdampak pada Senin (3/8/2026).
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parungkuda, M. Ramdan, mengatakan bantuan yang disalurkan berupa paket pangan dan hygiene kit. Bantuan tersebut diberikan kepada warga terdampak sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar pasca kebakaran.
"Ya betul itu untuk tiga rumah. Sebetulnya empat KK itu, cuman satu KK-nya yang satu itu masih warga Kabupaten Bogor. Bantuannya tadi itu berupa pangan dan hygiene kit dari PMI dan dari Dinsos Kabupaten Sukabumi," kata Ramdan.
Baca Juga: Legislator Sukabumi Dampingi Diplomasi DPR RI dengan Delegasi Bosnia dan Herzegovina
Meski bantuan tanggap darurat telah disalurkan, menurut Ramdan, para korban masih membutuhkan bantuan material untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat kebakaran. "Untuk sementara, untuk kebutuhan material itu masih dibutuhkan. Karena mengingat kita baru memberikan bantuan untuk tanggap darurat," ujarnya.
Ia menambahkan, penanganan terhadap korban dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, BPBD, Dinas Sosial hingga pemangku kepentingan lainnya.
"Untuk koordinasi kita sudah berkoordinasi dengan desa, kecamatan, BPBD, Dinsos, dan stakeholder terkait," ucapnya.
Baca Juga: Pesona Curug Bebedahan, Wisata Alam Viral di Kuningan yang Cocok untuk Healing Akhir Pekan
Kebakaran yang menjadi latar belakang penyaluran bantuan tersebut terjadi pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Peristiwa yang diduga dipicu kebocoran tabung gas itu menghanguskan tiga rumah milik Mulyadi, Icah, dan Ubed. Bagian dapur serta ruang tamu dari ketiga rumah mengalami kerusakan berat. Peristiwa tersebut berdampak kepada empat kepala keluarga (KK) dengan total 11 jiwa. Namun, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Menurut Ramdan, api berhasil dipadamkan melalui gotong royong warga karena mobil pemadam kebakaran tidak dapat mencapai lokasi akibat akses jalan yang tidak bisa dilalui kendaraan tersebut.
Akibat kebakaran, dua rumah tidak lagi dapat dihuni karena bagian atap mengalami kerusakan. Sementara itu, para penghuninya untuk sementara tinggal di rumah tetangga maupun sanak saudara.
Baca Juga: Penjual Cilok Mirip Lionel Messi di Sukabumi Dapat Rezeki Nomplok, Dagangan Diborong Wabup
Pasca kejadian, P2BK Parungkuda bersama perangkat Desa Langensari, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, relawan gabungan, dan warga melakukan asesmen serta peninjauan ke lokasi. Petugas juga menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. (*)
Editor : Fitriansyah