SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi, Herdy Soemantri, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi sebaran abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau yang mulai terdeteksi di sejumlah wilayah Jawa Barat. Herdy menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
“Abu vulkanik dapat berdampak langsung pada kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi lokal. Kami mengajak warga untuk menggunakan masker, melindungi mata, serta menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari paparan abu,” ujar Herdy Soemantri.
Lewat akun media sosialnya Bapenda Sukabumi bekerja sama dengan instansi terkait seperti BPBD dan Dinas Kesehatan untuk memastikan informasi dan langkah mitigasi tersebar secara cepat dan akurat. Herdy menambahkan bahwa kondisi ini tidak hanya berdampak pada aktivitas harian, tetapi juga pada sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Baca Juga: Dispar Sukabumi Sebar Pesan untuk Wisatawan, Waspada Karhutla dan Abu Vulkanik
“Situasi ini kami pantau bersama. Selain menjaga kesehatan masyarakat, kami juga memastikan agar kegiatan ekonomi dan investasi di Sukabumi tetap berjalan dengan baik,” jelasnya.
Peran Bapenda dalam Pembangunan dan Investasi
Sebagai lembaga yang mengelola pendapatan daerah, Bapenda Kabupaten Sukabumi berperan penting dalam mendukung pembangunan dan menarik investasi. Herdy menjelaskan bahwa stabilitas lingkungan dan keamanan menjadi faktor utama bagi investor yang ingin menanamkan modal di Sukabumi.
“Investasi di Sukabumi terus tumbuh, terutama di sektor pariwisata, industri kreatif, dan pertanian. Kami berkomitmen menjaga iklim investasi yang sehat dengan pelayanan publik yang transparan dan responsif,” ungkapnya.
Baca Juga: Jembatan Leuwidinding Dibangun Kembali, Disperkim Sukabumi Dorong Pemulihan Akses Warga
Kondisi Terkini Sebaran Abu Vulkanik
Pantauan terakhir menunjukkan bahwa abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau terbawa angin ke arah barat daya, termasuk sebagian wilayah pesisir Sukabumi. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti informasi resmi, dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi.
Dampak Kesehatan dan Langkah Pencegahan
Paparan abu vulkanik dapat menyebabkan iritasi mata, gangguan pernapasan, serta penurunan kualitas udara. Masyarakat diminta untuk segera mencari tempat aman dan menghubungi fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala seperti batuk, sesak napas, atau mata perih.
Melalui imbauan ini, Bapenda Sukabumi menegaskan komitmennya untuk menjaga kesejahteraan masyarakat sekaligus memastikan roda ekonomi daerah tetap berputar. Herdy Soemantri menutup dengan pesan, “Tetap tenang, tetap waspada, dan utamakan keselamatan keluarga,” pungkasnya. (adv)
Editor : Fitriansyah