Sukabumi Update

3 Kelompok P2MW Nusa Putra University Tembus KMI Expo XVII 2026 di Unsoed Purwokerto

Tiga kelompok Program P2MW Nusa Putra University yang lolos menuju ajang KMI Expo XVII Tahun 2026. (Sumber Foto: Dok. NPU)

SUKABUMIUPDATE.com – Tiga kelompok Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Nusa Putra University (NPU) Sukabumi sukses melenggang ke ajang bergengsi Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII Tahun 2026. Ajang nasional ini bakal mempertemukan para inovator muda terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto.

Ketiga tim asal NPU yang berhasil lolos penilaian ketat tersebut adalah VERSA CORE, Marketiv, dan Leafiq. Masing-masing mengusung bidang usaha yang bervariasi, mulai dari industri kreatif, ekosistem digital, hingga agritech.

KMI Expo XVII 2026 menjadi kesempatan bagi ketiga kelompok tersebut untuk memperkenalkan produk dan inovasi mereka, membangun jejaring, serta berkompetisi bersama kelompok wirausaha mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Kelompok pertama, VERSA CORE, menghadirkan inovasi “Keychain Etnik 3-In-1 dengan Fungsi Upcycling Kain Perca dan Fungsionalitas Adaptif.”

Baca Juga: Tim Restek Nusa Putra University Raih Hibah Rp50 Juta di Hackathon PRIME STeP 2026 IPB

Berada pada kategori Usaha Tahap Awal – Industri Kreatif, Seni Budaya, dan Pariwisata, VERSA CORE dikembangkan oleh Sendi Jaelani, Arsy Zaura Lutfiadhini, Nafisa Safitri Azahra, Fadila Salma, dan Alma Yulita.

Gagasan tersebut memadukan unsur kreativitas, budaya, dan keberlanjutan dengan memanfaatkan kain perca sebagai bagian dari produk bernilai guna. Konsep upcycling menjadi salah satu nilai yang ditawarkan, sekaligus membawa unsur etnik ke dalam produk yang memiliki fungsi adaptif.

Kelompok kedua, Marketiv, hadir melalui gagasan “Platform Marketplace Hibrida Penghubung UMKM dan Kreator Mikro melalui Integrasi Sistem Performance-Based Editing dan Transparansi Influencer Rate Card.”

Marketiv berada pada kategori Usaha Tahap Awal – Bisnis Digital dan dikembangkan oleh Panji Angkasa Putra, Miftahudin, M. Sechan Alfarisi, dan Rendy Elang Lesmana.

Marketiv mengusung konsep platform digital yang mempertemukan pelaku UMKM dengan kreator mikro. Gagasan tersebut diperkuat dengan pendekatan performance-based editing serta transparansi influencer rate card, sehingga menawarkan alternatif dalam membangun kolaborasi antara UMKM dan kreator di ekosistem digital.

Sementara itu, kelompok ketiga, Leafiq, membawa inovasi “Platform Health Agritech untuk Revolusi Gaya Hidup Sehat dan Digitalisasi Petani Lokal.

Leafiq masuk dalam kategori Usaha Tahap Bertumbuh – Bisnis Digital dan dikembangkan oleh Annisa Siti Farikha Ramlan, Sultan Aulia Rizki, Agnaya Mumtazul Wafir, dan Reza Ariansyah.

Leafiq menggabungkan sektor kesehatan, teknologi digital, dan pertanian lokal dalam sebuah platform Health Agritech. Gagasan ini diarahkan untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus membuka ruang digitalisasi bagi petani lokal.

Baca Juga: Dari Sumber Air di Gunung hingga ke Rumah Warga, KKN Nusa Putra Tinggalkan Warisan Nyata di Mekarnangka

Keberhasilan tiga kelompok tersebut menjadi bagian dari komitmen Nusa Putra University dalam membangun ekosistem kewirausahaan mahasiswa.

Melalui P2MW, mahasiswa tidak hanya didorong untuk memiliki ide bisnis, tetapi juga mendapatkan ruang untuk mengembangkan ide tersebut menjadi usaha yang memiliki nilai ekonomi, inovasi, dan potensi keberlanjutan.

Wakil Rektor III Nusa Putra University Muhammad Muslih mengatakan bahwa keberhasilan mahasiswa dalam ajang kewirausahaan merupakan bagian dari proses pembentukan karakter dan kompetensi Genusian.

“Pencapaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Nusa Putra memiliki potensi dan keberanian untuk mengembangkan gagasan menjadi sebuah inovasi yang memiliki nilai. Kami tentu bangga dan akan terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang dan memberikan dampak melalui kewirausahaan,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman mengikuti ajang nasional seperti KMI Expo juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menguji ide, menerima masukan, memperluas jejaring, dan belajar menghadapi kompetisi secara langsung.

Ia berharap ketiga kelompok tersebut dapat memanfaatkan kesempatan di KMI Expo 2026 untuk terus mengembangkan usaha sekaligus membawa nama Nusa Putra University di tingkat nasional.

Sementara itu, Entrepreneurship Unit Nusa Putra University Tsya menyampaikan apresiasi kepada ketiga kelompok yang berhasil lolos.
Menurutnya, keberhasilan menuju KMI Expo bukanlah titik akhir, melainkan tahapan penting untuk menguji sejauh mana gagasan bisnis mahasiswa dapat berkembang dan memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami melihat tiga kelompok ini memiliki karakter inovasi yang berbeda. VERSA CORE mengangkat kreativitas dan budaya, Marketiv bergerak pada solusi ekosistem bisnis digital, sementara Leafiq mengintegrasikan kesehatan, teknologi, dan petani lokal. Keberagaman ini menjadi kekuatan tersendiri bagi Nusa Putra,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu peserta P2MW dari kelompok yang lolos mengungkapkan rasa syukur sekaligus antusiasme atas kesempatan membawa inovasi mereka ke KMI Expo XVII 2026.

“Kami sangat bersyukur bisa lolos ke KMI Expo 2026. Bagi kami, ini bukan hanya tentang mengikuti kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan ide kami kepada lebih banyak orang, mendapatkan masukan, dan belajar dari mahasiswa serta pelaku usaha dari berbagai daerah,” ujarnya.

Baca Juga: Wisuda ke-16 Nusa Putra University: 451 Genusian dari 19 Negara dan 36 Provinsi Dikukuhkan

Lolosnya VERSA CORE, Marketiv, dan Leafiq menuju KMI Expo XVII 2026 menunjukkan keberagaman potensi kewirausahaan mahasiswa Nusa Putra University.

Ketiga kelompok tersebut hadir dengan pendekatan berbeda—mulai dari industri kreatif dan budaya, transformasi ekosistem bisnis digital, hingga integrasi kesehatan, teknologi, dan pertanian lokal.

Lebih dari sekadar pencapaian kompetisi, keikutsertaan ketiganya menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk membawa ide keluar dari ruang kelas dan mengujinya dalam konteks nyata.

Melalui semangat kewirausahaan, mahasiswa diharapkan mampu menjadi problem solver, inovator, sekaligus pencipta peluang yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kini, tiga kelompok P2MW Nusa Putra University bersiap membawa gagasan dan semangat Genusian ke KMI Expo XVII 2026. (*)

Sumber: Rilis Humas Nusa Putra University

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT