SUKABUMIUPDATE.com - Penyediaan bibit unggul menjadi salah satu upaya pengembangan sektor perkebunan di Jawa Barat. Komisi II DPRD Jabar, memantau pengembangan benih atau bibit unggul komoditas perkebunan.
Komisi II DPRD Jabar melakukan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan (Satpel) UPTD Balai Pengembangan Benih Hortikultura di Cimangkok Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi, Rabu 16 September 2026.
Kunjungan lapangan ini dilakukan dalam rangka meninjau langsung pengembangan benih hortikultura unggulan, menggali tantangan, mendengar kebutuhan para pengelola, serta memastikan seluruh program sektor pertanian berjalan secara optimal.
Ketua Komisi II DPRD Jabar, Lina Ruslinawati menegaskan bahwa perkebunan menjadi salah satu potensi ekonomi bagi masyarakat Jawa Barat. “Dengan lahan yang cukup luar, perkebunan harus didorong menjadi lokomotif kesejahteraan warga Jabar,” jelasnya melalui keterangan tertulis kepada sukabumiupdate.
Baca Juga: John Herdman Siapkan 55 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026, Ada Teja Paku Alam
Dari peninjauan langsung ke area pengembangan benih hortikultura di Cimangkok Kabupaten Sukabumi, lanjut Lina terlihat bahwa saat ini bidang hortikultura tengah menyiapkan bibit tanaman komoditas unggul yang berpotensi untuk dikembangan di berbagai wilayah di Jawa Barat.
“Kita juga perlu menggali informasi apa, tantangan apa yang dihadapi oleh para petugas dan petani. Mendengar kebutuhan fasilitas serta sarana pendukung pertanian agar bisa mewujudkan tujuan bersama di bidang perkebunan,” ungkap politisi perempuan partai Gerindra ini.
Lebih jauh Lina menegaskan bahwa Komisi II DPRD Jabar akan terus memberikan dukungan sebagai komitmen mengawal ketahanan pangan, terutama yang berdampak bagi masyarakat di Jawa Barat.
“Kita menghimpun informasi di lapangan, untuk kemudian menjadi catatan rekomendasi legislatif kepada pemerintah daerah provinsi Jawa Barat soal, target ketahanan pangan yang harus kita capai,” pungkal wakil rakyat dari daerah pemilih Sukabumi Raya ini. (Adv)
Editor : Fitriansyah