SUKABUMIUPDATE.com – Lapangan minisoccer di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat bermain sepak bola. Bagi Nanan Apon, fasilitas tersebut juga menjadi ruang bagi anak muda untuk mengembangkan potensi, membangun kepercayaan diri, sekaligus menyalurkan energi dan kreativitas secara positif.
Pengelola sekaligus Humas Minisoccer Sangrawayang itu melihat olahraga sebagai salah satu pintu masuk untuk membentuk karakter generasi muda. Melalui aktivitas di lapangan, anak-anak dan remaja tidak hanya diajak aktif secara fisik, tetapi juga belajar disiplin, berinteraksi, bekerja sama, dan berani menunjukkan kemampuan.
Gagasan tersebut turut mengantarkan Nanan Apon menerima penghargaan kategori Ruang Tumbuh Generasi dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sukabumi Raya dalam rangka Musyawarah Koordinator Daerah (Muskorda) III di Grand Inna Samudera Beach Hotel Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (26/9/2026).
Penghargaan itu diberikan atas konsistensinya menciptakan wadah kreasi, memupuk potensi anak muda, serta mendorong generasi muda Sukabumi agar berdaya, terampil, dan percaya diri dalam menyongsong masa depan.
Baca Juga: Jurnalis iNews TV Jadi Ketua IJTI Sukabumi Raya, Budi Setiawan Bicara Advokasi Profesi
Apon mengaku bersyukur atas apresiasi tersebut. Namun, menurutnya, penghargaan tersebut bukan menjadi tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus mengembangkan Minisoccer Sangrawayang agar memberikan manfaat lebih luas.
“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi dari IJTI Sukabumi Raya. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan Minisoccer Sangrawayang,” ujar Apon.
Ia mengatakan, keberadaan fasilitas olahraga dapat menjadi ruang pertemuan bagi anak muda dengan berbagai karakter dan latar belakang. Dari interaksi tersebut, mereka dapat membangun kebersamaan sekaligus mengasah kemampuan.
“Ini bukan hanya soal bermain bola. Kami ingin menjadikan minisoccer sebagai ruang tumbuh generasi,” tegasnya.
Menurut Apon, kebutuhan terhadap ruang positif bagi anak muda menjadi hal penting. Energi dan kreativitas mereka perlu disalurkan melalui aktivitas yang dapat memberikan dampak positif.
Ia berharap Minisoccer Sangrawayang ke depan tidak hanya dikenal sebagai tempat bermain sepak bola, tetapi juga sebagai ruang interaksi dan kegiatan positif bagi generasi muda di wilayah Sukabumi.
Selain pengembangan fasilitas, Apon juga menyoroti pentingnya kepastian dalam proses perizinan. Ia berharap pelayanan terkait perizinan, termasuk tata ruang dan DPMPTSP, dapat memberikan kemudahan bagi pengelola fasilitas olahraga selama seluruh ketentuan dan persyaratan telah dipenuhi.
“Kami berharap perizinan, baik terkait tata ruang maupun DPMPTSP, bisa dipermudah selama ketentuan dan persyaratannya dipenuhi,” katanya.
Apon menilai penghargaan IJTI Award 2026 harus menjadi energi tambahan untuk menjaga keberadaan fasilitas olahraga sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan apresiasi ini menjadi energi baru untuk terus menjaga fasilitas olahraga sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda Kabupaten Sukabumi yang aktif, sehat, dan produktif,” tandas Apon. (Adv)
Editor : Denis Febrian