SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi mencatat adanya peningkatan signifikan pada frekuensi kehadiran unit instansi pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sukabumi sepanjang September 2026. Kendati demikian, tingkat kunjungan masyarakat pemohon layanan tercatat relatif stabil.
Berdasarkan data evaluasi bulanan DPMPTSP, frekuensi kehadiran fisik unit layanan terpadu melonjak dari 57 kali pada Agustus 2026 menjadi 76 kali pada September 2026.
Sementara itu, jumlah angka pemohon atau pengunjung MPP berada di kisaran yang konsisten, yakni 342 orang pada Agustus dan 333 orang pada September 2026.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, menjelaskan bahwa sebanyak 11 dari total 25 unit layanan terintegrasi aktif memberikan pelayanan langsung secara tatap muka kepada warga masyarakat.
"Pada September 2026, sebanyak 11 unit layanan tercatat memberikan pelayanan secara langsung, dengan frekuensi kehadiran meningkat dari 57 kali pada Agustus menjadi 76 kali pada September 2026. Sementara itu, jumlah kunjungan masyarakat relatif stabil, yakni sebanyak 342 pengunjung pada Agustus dan 333 pengunjung pada September 2026," kata Dede kepada sukabumiupdate.com, Kamis (15/10/2026).
Baca Juga: Tingkat Kepuasan Masyarakat Tembus 126,45, Pelayanan MPP Sukabumi Raih Predikat Sangat Baik
Dede membeberkan bahwa MPP Kabupaten Sukabumi saat ini telah mengintegrasikan sedikitnya 25 unit pelayanan publik, baik dari unsur perangkat daerah, BUMN/BUMD, hingga kementerian/lembaga vertikal.
Meski integrasi fisik telah berjalan baik, penyelarasan jadwal hadir serta tingkat partisipasi harian tiap instansi terus menjadi fokus evaluasi operasional. Hal ini mengingat setiap instansi memiliki karakteristik, kewenangan, serta tingkat kebutuhan pengurusan berkas yang berbeda-beda di mata masyarakat.
Dede mengatakan, kondisi tersebut menjadi salah satu aspek yang terus dievaluasi untuk memastikan pelayanan di MPP berjalan lebih efektif.
"Sebagai langkah optimalisasi, DPMPTSP Kabupaten Sukabumi terus mendorong penguatan komunikasi dan koordinasi antarinstansi, peningkatan kepastian jadwal pelayanan, serta pemanfaatan seluruh fasilitas dan layanan yang tersedia," ujarnya.
DPMPTSP juga berupaya meningkatkan kesiapan petugas dan memberikan kejelasan informasi mengenai jadwal maupun proses pelayanan kepada masyarakat.
Dede menegaskan, evaluasi berkala menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk memastikan layanan yang tersedia semakin mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan warga.
"Ke depan, kami berharap penyelenggaraan MPP semakin terintegrasi, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sehingga kualitas pelayanan publik dapat terus ditingkatkan," pungkasnya. (adv)
Editor : Denis Febrian