TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Sukabumi Update

Dunia Kecam Aksi Pembakaran Alquran di Swedia

Tangkapan Layar Video Aksi Pembakaran Alquran Swedia oleh Rasmus Paludan, pemimpin partai politik sayap kanan Denmark Garis Keras (Sumber : Instagram/@kami.nkri)

SUKABUMIUPDATE.com - Aksi pembakaran Alquran di Swedia baru-baru ini menggemparkan umat islam di seluruh dunia.

Ya, Video pembakaran Alquran Swedia tersebar luas di media sosial dan menimbulkan berbagai respon masyarakat.

Mengutip Tempo.co, Pembakaran Alquran di Swedia terjadi pada Sabtu, 19 Januari 2023. Diketahui, ratusan warga di Stockholm, menggelar protes terhadap Turki dan upaya Swedia masuk NATO dengan membakar Alquran.

Baca Juga: 6 Bahasa Tubuh Wanita Jatuh Cinta, Salah Satunya Selalu Tersenyum Padamu

Aksi ini memicu kemarahan Turki dan masyarakat Muslim dunia. Ankara tidak juga memberikan persetujuan pada Swedia dan Finlandia untuk bergabung dengan NATO dengan alasan negara di Nordik itu menyembunyikan "perusuh" Turki.

"Kami mengutuk sekeras mungkin serangan keji terhadap kitab suci kami ... Mengizinkan tindakan anti-Islam ini, yang menargetkan umat Islam dan menghina nilai-nilai suci kami, dengan kedok kebebasan berekspresi sama sekali tidak dapat diterima," kata Kementerian Luar Negeri Turki, Minggu, 22 Januari 2023.

Pernyataan ini dikeluarkan setelah seorang politisi anti-imigran dari sayap kanan membakar Alquran di dekat Kedutaan Besar Turki. Kementerian Turki mendesak Swedia untuk mengambil tindakan yang diperlukan terhadap para pelaku dan mengundang semua negara untuk mengambil langkah nyata melawan Islamofobia.

Baca Juga: Asa Helper Merajut Mimpi, Lakon Berkeringat Pemuda Cibadak Sukabumi

Protes terpisah terjadi di kota yang mendukung Kurdi dan menentang tawaran Swedia untuk bergabung dengan NATO. Sekelompok demonstran pro-Turki juga mengadakan rapat umum di luar kedutaan. Ketiga acara tersebut memiliki izin polisi.

Menteri Luar Negeri Swedia Tobias Billstrom mengatakan bahwa provokasi Islamofobia sangat mengerikan.

Editor : Nida Salma Mardiyyah

Tags :
BERITA TERKAIT