Sukabumi Update

NPU Hadiri 77th Republic Day India di Jakarta, Pertegas Kampus Berorientasi Global

Nusa Putra University turut hadiri Perayaan 77th Republic Day of India, di JW Marriott Hotel Jakarta pada 26-27 Januari 2026. (Sumber : Nusa Putra).

SUKABUMIUPDATE.com - Nusa Putra University (NPU) kembali menegaskan komitmennya dalam diplomasi akademik dan penguatan jejaring internasional melalui kehadirannya dalam rangkaian perayaan 77th Republic Day of India yang diselenggarakan oleh Indian Embassy Jakarta pada 26–27 Januari 2026 di Jakarta.

Rangkaian peringatan dimulai dengan upacara pengibaran bendera dan pertunjukan budaya di Wayang Auditorium pada 26 Januari 2026, dilanjutkan dengan National Day Reception yang berlangsung khidmat di JW Marriott Hotel Jakarta pada 27 Januari 2026. Acara resepsi kenegaraan ini dipimpin langsung oleh Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, bersama Duta Besar India untuk ASEAN, Srinivas Gotru.

Hadir dalam acara tersebut para pejabat tinggi negara, korps diplomatik, pelaku bisnis, pimpinan lembaga riset nasional, akademisi, media, serta tokoh masyarakat. Sejumlah tokoh nasional Indonesia turut hadir sebagai tamu kehormatan, di antaranya Agus Harimurti Yudhoyono selaku Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Jusuf Kalla, Rachmat Pambudy, Sultan B. Najamuddin, Ketua BRIN Arif Satria, serta Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria.

Baca Juga: Lutung Kota Muncul Lagi! Cerita Panik Ibu-ibu di Pemandian Umum Cibatu Sukabumi

Dalam momentum penting tersebut, Nusa Putra University memperoleh kehormatan dengan menerima undangan resmi dari Kedutaan Besar India. NPU diwakili oleh CSA Teddy Lesmana dan Dr. Sarita Nandmehar, yang turut berpartisipasi langsung dalam perayaan kenegaraan tersebut. Kehadiran perwakilan NPU mencerminkan pengakuan internasional terhadap peran universitas sebagai bagian dari komunitas akademik global yang aktif menjalin hubungan lintas negara, khususnya dalam konteks kerja sama pendidikan, riset, dan pertukaran budaya.

Dalam sambutannya, Duta Besar India untuk Indonesia menegaskan bahwa Hari Republik India bukan sekadar peringatan konstitusional, melainkan refleksi nilai-nilai demokrasi, kebebasan, dan supremasi hukum. Ia juga menyoroti kedekatan historis hubungan India–Indonesia sejak era Presiden Soekarno, serta menyebut tahun 2025 sebagai tonggak penting dalam hubungan bilateral, termasuk meningkatnya kerja sama perdagangan yang diproyeksikan mencapai hampir USD 30 miliar dan peluang kolaborasi strategis di bidang pertahanan, konektivitas, teknologi digital, energi terbarukan, dan kecerdasan buatan.

Sementara itu, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono dalam pidatonya menekankan bahwa kemitraan Indonesia dan India merupakan hubungan yang hidup, berakar pada nilai pluralisme, demokrasi, dan saling percaya. Ia menggarisbawahi pentingnya prinsip Vasudhaiva Kutumbakam—bahwa dunia adalah satu keluarga—sebagai landasan kerja sama regional dan global yang berkelanjutan.

Baca Juga: Disambut Haru, Lanti TKW Sukabumi Pulang Lemas dan Jalani Perawatan di RSUD Bunut

Acara resepsi kemudian ditutup dengan pertunjukan budaya yang menampilkan kekayaan seni India dan Indonesia, mulai dari tarian Bharatanatyam, tarian Bollywood, hingga kolaborasi musik tradisional dan kontemporer. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan sajian kuliner khas India dari berbagai daerah.

Bagi Nusa Putra University, kehadiran dalam perayaan Hari Republik India ini tidak hanya menjadi kehormatan diplomatik, tetapi juga mempertegas posisi NPU sebagai universitas Indonesia yang berorientasi global, aktif membangun jejaring internasional, serta berkontribusi dalam dialog antarbangsa melalui pendidikan, budaya, dan nilai-nilai kemanusiaan universal.(*)

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT