SUKABUMIUPDATE.com - Media Israel yaitu The Times of Israel menyikapi Presiden Prabowo Subianto yang menyerukan “Free Palestine” dalam pidatonya saat menghadiri peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, pada pada Sabtu, 19 September 2026.
“Free Palestine! Free Palestine! Free Palestine!” kata Presiden Prabowo dari atas mimbar yang disambut teriakan serupa, dikutip dari laman Presiden RI.
Dalam pidatonya di Gontor, Prabowo kembali membahas situasi Palestina. Bahkan di hadapan keluarga besar Gontor, orang nomor satu di Indonesia itu mengingatkan bahwa penderitaan yang terjadi di Palestina juga menjadi pengingat bagi Indonesia akan pentingnya membangun kekuatan bangsa.
“Saya tadi ingat, saudara-saudara kita di Palestina, mereka dibantai, mereka dibom, mereka diserang terus-menerus, dan kita seolah-olah kurang berdaya untuk membantu mereka,” ujar Presiden.
Baca Juga: Manuver Pesawat Tempur di Langit Sukabumi, Mengenal Pegase 2026
Media Israel Soroti Prabowo
Namun perubahan penekanan pernyataan Prabowo mengenai isu Palestina dan Israel tersebut kemudian menjadi sorotan media Israel.
Pernyataan tersebut kemudian menjadi sorotan media Israel, termasuk The Times of Israel, karena setahun yang lalu pada 23 September 2025, Prabowo menyampaikan pernyataan mengenai Israel dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.
Dalam pidatonya di PBB tersebut, Prabowo mengatakan dunia harus mengakui, menghormati, serta menjamin keselamatan dan keamanan Israel sebagai bagian dari upaya mewujudkan perdamaian.
“Kita juga harus mengakui, kita juga harus menghormati, dan kita juga harus menjamin keselamatan dan keamanan Israel.” ucap Prabowo dikutip dari laman Presiden RI.
Baca Juga: Siang Ini Kota Sukabumi Terasa Panas Menyengat, Suhu Tembus 33 Derajat Celcius
Prabowo juga mengakhiri pidatonya saat itu dengan mengucapkan “Shalom”, salam yang umum digunakan dalam tradisi Yahudi.
“Hal ini terjadi hampir setahun setelah Subianto menimbulkan kontroversi dengan mengakhiri pidatonya di Majelis Umum PBB di New York dengan kata "Shalom," tulis The Times of Israel.
Sikap tersebut sempat menjadi perhatian karena Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbesar di dunia dan hingga kini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.
“Setahun setelah membaca "shalom" dalam bahasa Ibrani di Sidang Umum PBB dan seharusnya mengirim ribuan tentara ke pasukan stabilisasi internasional di Jalur Gaza, Presiden Indonesia hari ini membacakan "bebaskan Palestina" di acara di negaranya tempat ia berpidato,” kata media Israel @kann_news.
Baca Juga: Mau Selesaikan Masalah Malah Cekcok, Kronologi Pembacokan di Sukalarang Sukabumi
Media Israel kemudian melaporkan bahwa Prabowo disebut-sebut dijadwalkan mengunjungi Israel setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera di Gaza pada Oktober 2025.
Namun, Kementerian Luar Negeri Indonesia membantah laporan mengenai rencana kunjungan tersebut. Pemerintah Indonesia menegaskan dukungannya terhadap warga Palestina di Gaza.
Editor : Ikbal Juliansyah