SUKABUMIUPDATE.com - Bandara Benina di kota Benghazi, Libya kembali beroperasi setelah 3 tahun ditutup gara-gara pecah pertempuran melawan teroris di kota itu.Â
Bandara Benina beroperasi pada hari Sabtu, (15/7), tepatnya dua hari setelah muncul pemberitahuan resmi yang menyatakan kelompok-kelompok teroris telah dikalahkan di kota itu.
Penerbangan yang berangkat dari bandara Benina di hari pertama pengoperasiannya terbang menuju Tripoli lalu ke Amman di Yordania dan Kufra di tenggara Libya. Maskapai juga sudah dijadwalkan untuk terbang ke dan dari Tunis, Istanbul, Alexandria, dan Zintan, kota di wilayah barat Libya.
Pesawat yang melayani penerbangan ke berbagai kota ini merupakan maskapai pemerintah Libya yakni Libyan Airlines dan Afriqiyah Airways.
Saat Benghazi diwarnai pertempuran, maka penerbangan dan seluruh staf maskapai dipindahkan ke bandara Labraq di timur Benghazi, jaraknya sekitar 4 jam berkendaraan mobil dari Benghazi.
Benghazi menjadi arena pertempuran pada musim panas tahun 2014 yang ditandai dengan pernyataan Komandan Angkatan Bersenjata Nasional Libya untuk wilayah timur, Khalifa Haftar agar bertempur melawan teroris.
Setelah bandara Benina di Benghazi, Libya resmi beroperasi kemarin, 15 Juli 2017, maka berikutnya akan dioperasikan kembali pelabuhan, tepatnya begitu Benghazi sepenuhnya dibebaskan dari aksi teroris.Â
Sumber: Tempo
Editor : Administrator