Sukabumi Update

Racuni Anjing, Wanita Cina Diikat di Pagar dan Dipukuli

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang wanita di Cina diikat pada sebuah pagar dan penduduk desa yang marah melemparnya dengan berbagai benda setelah melihatnya meracuni seekor anjing hingga tewas.

Wanita tersebut diduga berencana menjual bangkai anjing ke restoran namun keburu ditangkap oleh penduduk desa.

Video tersebut menunjukkan seorang pria memukul wanita itu dengan menggunakan tongkat kayu sepanjang satu meter.

Seperti dilansir Daily Mail, Selasa 30 Januari 2018, wanita yang namanya tidak disebutkanitu terikat pada gerbang di pintu masuk sebuah sekolah saat dipukuli oleh seorang pria.

Penduduk desa kemudian mempermalukan wanita tersebut dengan meletakkan bangkai anjing itu di pundaknya.

Video yang diunggah di situs berbagi video Cina, Youku, diyakini tercatat di sebuah kota di Cina, namun tidak diketahui kapan hal itu terjadi.

Racun panah biasanya digunakan di Cina untuk membunuh anjing dengan cepat, sebelum si pencuri menjualnya di pasar atau restoran.

Pengguna media sosial yang menonton rekaman berkomentar bahwamempermalukan pelaku dengan merekam video, tidak efektif untuk menghukum pembunuh anjing.

"Kita hidup dalam masyarakat modern. Kita tidak bisa hanya memukul seseorang karena membunuh seekor anjing secara terbuka. Menyiksa seseorang juga melanggar hukum, seharusnya dia melaporkan hal ini ke polisi," tulis seorang nitizen, ximenchuxue.

Sementara netizen Cina lainnya, xinzhongyoumeng berkata: "Tidak bisakah mereka menyelesaikan semuanya ini dengan baik? Menyiksa seseorang tidak berbeda dengan membunuh seekor anjing! "

Sumber: Tempo

Editor : Administrator

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI