Sukabumi Update

Ibu dan Anak di Amerika Bertemu lagi setelah Terpisah 79 Tahun

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang ibu berusia 100 tahun dan putrinya, yang berusia 79 tahun, bertemu kembali setelah terpisah puluhan tahun.

Keduanya terpisah dan mengira satu sama lain telah meninggal. Selama bertahun-tahun, keduanya tinggal di tepi pantai Florida dengan jarak sekitar 160 kilometer.

Pertemuan ini terjadi setelah salah satu anggota keluarga berusaha mempertemukan keduanya dan kemudian melakukan tes DNA.

Joanne Loewenstern, 79 tahun, mengatakan dia baru mengetahui bahwa dia diadopsi saat berusia 16 tahun. “Dia diberitahu bahwa ibunya meninggal saat dia baru saja dilahirkan,” begitu dilansir medai WPTV-TV seperti dilansir USA Today, Jumat, 29 Mei 2018.

Para pengurus Lillian Ciminieri, 100 tahun, meyakini perempuan ini mengira seumur hidupnya anak perempuannya itu, Loewenstein, telah meninggal dunia. Menurut media Washington Post, Ciminieri memberi nama anak perempuannya itu Lillian Feinsilver.

Berkat upaya keluarga, Ciminieri dan putrinya itu berhasil dipertemukan lewat tes DNA menggunakan bantuan situs Ancestry.com. Layanan situs ini dibentuk untuk membantu warga masyarakat menelusuri sejarah keluarganya.

“Ini adalah sebuah keajaiban,” kata Elliot Loewenstern, putra dari Joanne, kepada USA Today. Menurut Loewenstern, perpisahannya dengan ibunya kerap membuatnya merasa kehilangan dan menangis semalaman. Dia mengaku tidak percaya begitu saja jika ibunya telah meninggal saat melahirkannya di rumah sakit di Bronx pada 1938.

“Saya punya perasaan ibu saya masih hidup,” kata dia. “Entah mengapa saya merasa seperti itu.”

Elliot, yang tinggal di Amerika, mengaku tidak tahu persis mengapa ibu dan neneknya sempat terpisah dan apa penyebabnya. “Ini luar biasa. Akhirnya ibu saya bisa menjawab pertanyaan siapa dirinya? Tuhan bekerja secara misterius.”

Sumber: Tempo

Editor : Andri Somantri

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI