SUKABUMIUPDATE.com – Reni Rahmawati (23 tahun), warga Cisaat, Kabupaten Sukabumi yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Guangzhou, Cina, akhirnya berhasil dipulangkan dan tiba di Indonesia pada Selasa (18/11/2025) pagi.
Pendamping hukum korban, Rangga Suria Danuningrat, menjelaskan bahwa Reni mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada pukul 09.30 WIB. Setibanya di tanah air, Reni tidak langsung beristirahat melainkan segera bergeser ke Mapolda Jawa Barat di Bandung untuk menjalani pemeriksaan sebagai korban dalam kasus TPPO yang menimpanya.
Di sana sempat digelar press release singkat berdurasi sekitar tiga menit. Setelah itu, proses pemeriksaan dimulai dan masih berlangsung hingga sore hari.
“Dari pukul 14.00 WIB hingga sekarang (17.26 WIB), Reni masih menjalani BAP di Polda Jabar. Kami masih menunggu,” kata Rangga saat dihubungi sukabumiupdate.com.
Kedatangan Reni di Indonesia ditangani oleh berbagai unsur, menunjukkan seriusnya penanganan kasus ini. Instansi yang terlibat antara lain jajaran Polda Jabar, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Guangzhou, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jabar, keimigrasian, perwakilan Polres Sukabumi, dan Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI).
Menurut Rangga, agenda berikutnya yang telah menanti Reni adalah pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), yang diperkirakan akan dilaksanakan pada Rabu (19/11/2025).
“Agenda selanjutnya kami sedang menunggu jadwal dari staf gubernur untuk bertemu pak gubernur, sepertinya diperkirakan pertemuannya besok,” ungkapnya.
Setelah seluruh rangkaian agenda selesai, Reni dijadwalkan kembali ke Sukabumi.
“Yang pasti kami akan pulang ke Sukabumi besok Rabu (19/11/2025), mungkin bisa sampai sore ke Sukabumi, semoga, minta doanya semua dilancarkan,” tambah Rangga.
Meskipun secara fisik dalam kondisi stabil, Reni dilaporkan mengalami kelelahan berat akibat perjalanan panjang serta tekanan psikologis.
“Kondisi Reni saat ini sebetulnya baik ya, sehat alhamdulillah, namun mungkin beliau juga capek, karena baru sampai bandara tadi pagi, bisa saja jet lag, dia belum istirahat. Namun secara mental Reni trauma pasti ya, dia juga sedikit-sedikit melamun,” pungkasnya.
Editor : Denis Febrian