SUKABUMIUPDATE.com - Kawasan hutan yang masih berfungsi di Jawa Barat diperkirakan hanya tersisa sekitar 20 persen dari total wilayah provinsi. Pernyataan ini sebelumnya disampaikan oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, yang menyoroti penyusutan tutupan hutan akibat degradasi dan alih fungsi lahan yang masif.
Menyikapi kondisi kritis tersebut, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dikabarkan tengah merancang penambahan kawasan konservasi baru di sejumlah titik strategis di Jabar. Upaya ini diarahkan untuk memperkuat perlindungan ekosistem hutan yang tersisa.
“Saat ini sedang berproses di Provinsi Jawa Barat. Ini merupakan upaya untuk menambah kawasan konservasi baru di Jawa Barat,” ujar Wakil Menteri Kehutanan RI Rohmat Marzuki di Sukabumi, Minggu (14/12/2025).
Empat Gunung Diusulkan Masuk Konservasi
Rohmat mengungkap, sejumlah kawasan pegunungan telah masuk dalam daftar usulan penetapan. Salah satunya adalah Gunung Sanggabuana, yang membentang di wilayah Kabupaten Karawang, Purwakarta, Bogor, hingga Cianjur, dan direncanakan sebagai kawasan konservasi.
Baca Juga: Krisis Lingkungan! KDM Sebut 80 Persen Hutan di Jabar Telah Rusak
Selain itu, tiga gunung lain diusulkan menjadi Taman Hutan Raya (Tahura), yakni Gunung Wayang di Kabupaten Bandung, Gunung Cikuray di Kabupaten Garut, serta kawasan Cibungur di Kabupaten Purwakarta.
Rohmat menjelaskan, seluruh proses penetapan kawasan tersebut akan mengacu pada Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Mekanismenya dilakukan melalui pembentukan tim terpadu.
"Melibatkan pemerintah daerah pengusul, akademisi, peneliti BRIN, Kementerian Kehutanan, hingga Kementerian Lingkungan Hidup,” tuturnya.
Baca Juga: Setop Izin Perumahan Diperluas ke Seluruh Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jelaskan Alasannya
Baca Juga: Hutan Lindung di Sukabumi Tersisa 12,72 Persen: Ancaman Bencana Di Titik Paling Rapuh
Saat ini, menurutnya seluruh usulan masih berada pada tahap kajian mendalam oleh tim terpadu guna memastikan aspek ekologis, sosial, dan hukum terpenuhi.
Lebih lanjut, Rohmat menekankan pentingnya penambahan kawasan konservasi sebagai langkah strategis melindungi keanekaragaman hayati sekaligus menahan laju degradasi lingkungan di Pulau Jawa yang memiliki tekanan populasi sangat tinggi.
"Kenapa kita mendorong penetapan kawasan konservasi baru di Pulau Jawa? Karena kita ingin melindungi sisa hutan yang masih ada. Sekitar 60 persen penduduk Indonesia tinggal di Pulau Jawa, sehingga perlindungan terhadap hutan tropis dan hutan primer yang tersisa menjadi sangat krusial dan menjadi prioritas kami,” pungkasnya.
Editor : Denis Febrian