Sukabumi Update

Target Tanam Padi 2,4 Juta Hektare, Distanhorti Jabar Gandeng SIPETAPA Siapkan Benih Unggul

Kepala Distanhorti Jabar Dadan Hidayat saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi SIPETAPA Jabar Tahun 2026. (Sumber Foto: Dok. Distanhorti Jabar)

SUKABUMIUPDATE.com – Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat (Distanhorti Jabar), Dadan Hidayat, didampingi Kepala UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat, Iwan Iswanto, menghadiri Rapat Koordinasi SIPETAPA Jawa Barat Tahun 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perbenihan Tanaman Pangan (SIPETAPA) Jawa Barat tersebut berlangsung di Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sukamandi, Kabupaten Subang, Kamis (16/1/2026).

Rapat koordinasi kali ini mengusung tema: “Sinergi, Inovasi, dan Kolaborasi untuk Mewujudkan Jawa Barat dan Indonesia Swasembada Pangan melalui Benih Berkualitas, Berproduktivitas Tinggi, dan Bersertifikat”.

Tema tersebut menegaskan pentingnya peran strategis sektor perbenihan dalam mendukung peningkatan produksi dan ketahanan pangan, khususnya melalui penyediaan benih unggul yang bermutu dan sesuai dengan kebutuhan wilayah.

Baca Juga: Dukung Produksi Padi 2026, Distanhorti Jabar dan Kementan Monitor Perluasan Tanam di Subang

Dalam sambutannya, Kepala Distanhorti Jabar Dadan Hidayat memaparkan tantangan besar sektor pertanian Jawa Barat pada tahun ini. Ia menyebutkan bahwa target luas tanam padi Jawa Barat pada tahun 2026 dipatok mencapai 2,4 juta hektare.

"Untuk mewujudkan target tersebut, diperlukan dukungan penuh dari SIPETAPA, khususnya dalam penyediaan dan penggunaan benih unggul khas Jawa Barat yang berkualitas dan bersertifikat, sehingga produktivitas pertanian dapat terus meningkat dan berkelanjutan," ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Asosiasi Perbenihan Tanaman Pangan Jawa Barat, perwakilan BRMP Jawa Barat, serta para anggota Asosiasi Perbenihan Tanaman Pangan se-Jawa Barat. Forum ini menjadi wadah koordinasi dan sinkronisasi program antara pemerintah daerah, lembaga riset, dan pelaku perbenihan dalam memperkuat sistem perbenihan tanaman pangan di Jawa Barat. (adv)

Sumber: IG Distanhorti Jabar

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT