SUKABUMIUPDATE.com - Hingga Minggu petang, (25/1/2026) 14 orang ditemukan meninggal dan 76 lainnya, termasuk kabar 23 personel TNI masih dalam pencarian tim sar gabungan di lokasi longsor Pasirlangu Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat,. Ditengah kabar duka, pilu melanda jajaran Polri setelah dua anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua gugur dalam tugas kemanusian tersebut.
Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery, mengalami kecelakaan lalu lintas fatal saat terlibat langsung dalam operasi penanggulangan bencana di wilayah tersebut. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas insiden yang menimpa anggotanya.
"Dua anggota kami kemarin ketika terlibat dalam penanggulangan bencana ini menjadi korban laka lantas," kata Rudi di Bandung, Minggu (25/1/2026).
Baca Juga: Jembatan Kuning Bagbagan: Ikon Konstruksi Belanda di Sukabumi dan Mitos Sungai Cimandiri
Melansir suara.com, operistiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Cimeta, Kampung Cimeta, Desa Tugumukti. Saat itu, kedua anggota polisi tersebut tengah beriringan menggunakan sepeda motor menuju lokasi longsor untuk memberikan bantuan.
Nahas, situasi di jalan raya berubah mencekam ketika sebuah truk TNI di depan mereka melakukan pengereman mendadak. Di saat yang bersamaan, truk TNI lainnya dari arah belakang mengalami gangguan fungsi pengereman atau rem blong. Akibatnya sepeda motor yang dikendarai kedua personel tersebut terhimpit di antara dua kendaraan besar.
Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian terakhir mereka, Kapolri memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa satu tingkat lebih tinggi. "Dan ini sudah kita kebumikan tadi malam satu orang dan pagi ini satu orang dan mereka memperoleh penghargaan dari Bapak Kapolri dengan kenaikan pangkat," katanya sebagaimana dilansir Antara.
Baca Juga: Penyu Hijau Mati di Kawasan Konservasi Pangumbahan Sukabumi dengan Leher Nyaris Putus
Kabar 23 TNI dalam Daftar Korban Bencana
Peristiwa longsor di kaki gunung Burangrang yang terjadi Sabtu dini hari ini, juga diwarnai kabar bahwa dari puluhan korban yang belum ditemukan ada 23 personel TNI. Pemerintah melalui Kodam III/Siliwangi menelusuri informasi tersebut.
Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi Kolonel Inf Mahmuddin mengatakan, pihaknya belum memastikan kebenaran kabar yang menyebutkan 23 prajurit TNI termasuk dalam daftar warga yang belum ditemukan akibat longsor tersebut.
“Saya belum bisa mendapatkan informasi terkait apakah ada anggota kami di antara 23 personel tersebut. Nanti akan saya konfirmasi kembali," kata Mahmuddin kepada awak media, Sabtu (24/1/2026).
Baca Juga: Juara Indonesia Masters 2026: Profil Alwi Farhan, Regenerasi Pebulutangkis Putra
Saat ini Kodam III/Siliwangi memfokuskan personel pada proses evakuasi dan pencarian korban bersama tim gabungan.
Editor : Fitriansyah