SUKABUMIUPDATE.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat antusiasme tinggi masyarakat pada periode libur Imlek dan menjelang Ramadan 2026. Sebanyak 16.241 tiket layanan KA Pangrango dan KA Siliwangi telah terjual untuk keberangkatan periode 13 hingga 18 Februari 2026.
Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan akumulasi dari dua layanan kereta api unggulan di wilayah Bogor dan Sukabumi tersebut.
Untuk layanan Kereta Api Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat, tersedia tiga perjalanan setiap hari dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB, 10.50 WIB, dan 16.45 WIB dari Sukabumi. Pada periode 13–18 Februari 2026, sebanyak 1.383 tiket telah terjual dari total kapasitas 11.448 tempat duduk. Dengan demikian, ketersediaan tempat duduk masih mencukupi.
KA Siliwangi merupakan kereta api bersubsidi (PSO) dengan tarif Rp5.000. Pemesanan tiket dapat dilakukan mulai H-7 sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI dengan memilih menu kereta api lokal.
Baca Juga: Jadwal Perjalanan KA Pangrango Sukabumi - Bogor Mau Ditambah, Survei: Maunya Jam Berapa?
Sementara itu, layanan Kereta Api Pangrango relasi Bogor Paledang–Sukabumi tersedia dalam empat perjalanan pulang pergi setiap hari. Jadwal keberangkatan dari Bogor Paledang yakni pukul 07.50 WIB, 12.55 WIB, 17.20 WIB, dan 21.45 WIB. Adapun keberangkatan dari Sukabumi pukul 05.10 WIB, 10.30 WIB, 14.55 WIB, dan 19.20 WIB.
Pada periode yang sama, tiket KA Pangrango telah terjual sebanyak 14.858 dari total kapasitas 22.080 tempat duduk.
Tiket KA Pangrango dapat dipesan mulai H-30 sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI dengan memilih menu kereta api antarkota.
Selain itu, KA Pangrango memperoleh program stimulus pemerintah berupa potongan tarif untuk kelas ekonomi komersial pada periode keberangkatan 14 Maret hingga 29 Maret 2026, dari tarif Rp60.000 menjadi Rp42.000.
“KAI Daop 1 Jakarta mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui kanal resmi yang tersedia,” ujar Franoto Wibowo.
Sebagai penutup, Franoto menyampaikan apresiasi kepada para pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan menggunakan layanan kereta api, serta mengingatkan agar seluruh proses pemesanan dilakukan melalui aplikasi resmi guna memastikan kemudahan dan keamanan transaksi.
Editor : Denis Febrian