Sukabumi Update

Melihat Trase Tol Bucirang: Sukabumi–Cianjur–Padalarang dan Lokasi Exit Tolnya

Trase Tol Bucirang (Sukabumi, Cianjur, Padalarang) | Foto : Youtube Alim Traveling

SUKABUMIUPDATE.com – Rencana pembangunan jalan tol yang menghubungkan Sukabumi, Cianjur hingga Padalarang atau dikenal dengan Tol Bucirang (Sukabumi–Cianjur–Padalarang) diulas melalui kanal YouTube Alim Traveling yang memetakan jalur menggunakan aplikasi Google Earth. Proyek Tol Bucirang disebut sebagai kelanjutan dari Tol Bocimi (Bogor–Ciawi–Sukabumi).

Alim Traveling menyebut informasi yang diulasnya tersebut mengacu pada data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui keputusan bernomor 367/KPTS/M/2023. 

Dalam ulasannya, rencana Tol Bucirang dimulai dari wilayah Sukabumi, tepatnya terhubung dari exit Tol Sukabumi Barat (Cibolang Kaler/Cisaat). Jalur kemudian bergerak ke arah timur melintasi sisi utara Kota Sukabumi sebagai bagian dari lanjutan Tol Bocimi Seksi 4.

Pada ruas ini, direncanakan terdapat exit tol di kawasan Sukaraja, sekitar 800 meter di utara Bundaran Sukaraja menuju arah Cianjur.

Selanjutnya, jalan tol melintas dan menyeberangi jalur utama Sukabumi–Cianjur di sekitar kawasan Rumah Makan Lembur Kuring, dekat showroom Auto 2000. Selanjutnya, posisi jalan tol kemudian berada disisi kanan jalan arteri.

Baca Juga: Buka Muscab III BPC HIPMI, Bupati Asep Japar: Jadilah Penggerak Inovasi Ekonomi Sukabumi

Memasuki wilayah Kabupaten Cianjur, exit tol berikutnya direncanakan berada di Warungkondang, sekitar 250 meter dari Sekolah Tunas Harapan Bangsa. Di bagian barat Kota Cianjur juga akan dibangun simpang susun (junction) yang menghubungkan dengan rencana tol menuju Puncak dan Bogor.

Dari simpang susun tersebut, trase berlanjut ke arah timur melintasi Jalan Arya Wiratanudatar dan menuju exit tol Karangtengah yang berjarak sekitar 1,2 kilometer dari Tugu Pramuka Cianjur.

Perjalanan tol kemudian dilanjutkan ke arah timur dan berbelok ke selatan, melintasi jalur Cianjur–Ciranjang hingga mencapai kawasan Kecamatan Ciranjang. Di wilayah ini, posisi tol berada di sisi timur stasiun kereta api Ciranjang dengan jarak sekitar 2,3 kilometer dari exit sebelumnya.

Selanjutnya, jalur kembali bergerak ke arah timur menuju wilayah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Tol akan menyeberangi jalan nasional sebelum pusat Kecamatan Cipatat dan berada di sisi utara kawasan tersebut.

Exit tol terakhir direncanakan berada di Cipatat, sekitar 3,3 kilometer dari Kantor Pos Rajamandala. Dari titik ini, trase akan terhubung menuju Padalarang.

Sebelumnya diberitakan sukabumiupdate.com, proyek pembangunan jalan tol Ciawi–Sukabumi–Ciranjang–Padalarang resmi masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) terbaru yang ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: Bareskrim Polri: Kerugian Negara Akibat Penyalahgunaan BBM dan LPG Capai Rp1,2 Triliun

Penetapan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedelapan atas Permenko Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 tentang Proyek Strategis Nasional, yang diteken oleh Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada 24 September 2025.

PSN merupakan proyek atau program yang dilaksanakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan/atau badan usaha yang memiliki sifat strategis untuk mendorong pertumbuhan dan pemerataan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan daerah. Secara umum, PSN terbagi menjadi dua jenis, yaitu proyek (Proyek Strategis Nasional) dan kumpulan proyek (Program Strategis Nasional).

Tol Ciawi–Sukabumi–Ciranjang–Padalarang akan terhubung langsung dengan dua ruas tol besar, yaitu Tol Bocimi (Bogor–Ciawi–Sukabumi) di ujung barat dan Tol Purbaleunyi (Purwakarta–Bandung–Cileunyi) di ujung timur.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 2790/KPTS/M/2024 tentang Rencana Umum Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha dan Pembiayaan Kreatif Sektor Jalan Tol Tahun 2025–2029, proyek ini memiliki total panjang 56,6 kilometer yang terbagi menjadi dua seksi pengerjaan:

  1. Seksi 1 (Sukabumi–Ciranjang) sepanjang 28,8 kilometer.
  2. Seksi 2 (Ciranjang–Padalarang) sepanjang 27,8 kilometer.

Pembangunan jalan tol ini dijadwalkan mulai dikerjakan pada tahun 2025 dan diharapkan selesai pada tahun 2029. Namun, realisasinya akan dimulai setelah seluruh seksi Tol Bocimi (1 hingga 4) rampung dan beroperasi penuh. 

Editor : Syamsul Hidayat

Tags :
BERITA TERKAIT