SUKABUMIUPDATE.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung memastikan penanganan jalur amblas (gogosan) di petak jalan antara Stasiun Cibeber dan Stasiun Lampegan telah selesai. Jalur yang sempat lumpuh tersebut kini dinyatakan aman dan sudah mulai dapat dilintasi rangkaian kereta api per Senin (20/4/2026) siang.
Proses pemulihan jalur di Km 74+9/0 ini berhasil diselesaikan pada pukul 12.30 WIB. Meski sudah bisa dilalui, kereta yang melintas masih diberlakukan pembatasan kecepatan guna memastikan stabilitas jalur yang baru diperbaiki.
KA Pertama Melintas Pukul 15.35 WIB
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa operasional perjalanan KA Siliwangi berangsur kembali normal. Kereta pertama yang berhasil melintasi lokasi gangguan adalah KA Siliwangi (343) relasi Cipatat–Sukabumi.
"KA 343 melintas di lokasi pada pukul 15.35 WIB dengan kondisi aman dan lancar. Perjalanan tersebut dilakukan dengan pengawalan petugas serta penerapan kecepatan terbatas," ujar Kuswardojo dalam keterangan resminya.
Dengan keberhasilan tersebut, layanan transportasi massal bagi masyarakat di lintas Cipatat–Sukabumi kini telah aktif kembali seperti sediakala.
Baca Juga: Santri di Parakansalak Sukabumi Tewas Terjatuh dari Lantai 2, Ponpes Ungkap Kronologi
727 Penumpang Batalkan Perjalanan
Selama gangguan berlangsung sejak Minggu malam hingga Senin siang, tercatat sebanyak 727 pelanggan KA Siliwangi melakukan pembatalan perjalanan. Hal ini merupakan dampak dari pembatalan total empat jadwal perjalanan demi alasan keselamatan.
Adapun rincian perjalanan yang sempat dibatalkan adalah:
- Minggu (19/4): KA Siliwangi 345 (1 perjalanan).
- Senin (20/4): KA Siliwangi 342, 341, dan 344 (3 perjalanan).
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini. Seluruh tiket yang terdampak pembatalan dikembalikan bea-nya sebesar 100 persen (di luar biaya pemesanan) dengan masa klaim maksimal 7x24 jam," tambahnya.
Baca Juga: Perjalanan KA Siliwangi Pagi Ini Dibatalkan, Imbas Amblas Jalur KA Cibeber–Lampegan
Proses Normalisasi Jalur Berlanjut
Meskipun kereta api sudah mulai melintas, KAI Daop 2 Bandung menegaskan bahwa petugas prasarana masih tetap berada di lokasi untuk melakukan perbaikan lanjutan. Fokus saat ini adalah menormalkan kondisi jalur secara menyeluruh agar pembatasan kecepatan bisa segera dicabut.
"Kami terus melakukan pemantauan dan penyempurnaan kondisi jalur agar kecepatan kereta bisa kembali sesuai dengan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) yang berlaku," jelas Kuswardojo.
KAI Daop 2 Bandung memberikan apresiasi kepada masyarakat atas kesabaran dan pengertiannya selama masa penanganan gangguan alam ini. Pelanggan diimbau untuk tetap memperbarui informasi melalui kanal resmi KAI terkait jadwal perjalanan terkini.
Editor : Denis Febrian