Sukabumi Update

Jaenudin Paparkan Program Infrastruktur dan Pendidikan Jabar Saat Pengawasan di Nyalindung

Anggota DPRD Jawa Barat Muhammad Jaenudin saat kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jumat (8/5/2026) | Foto : dok. tim adc

SUKABUMIUPDATE.com – Anggota DPRD Jawa Barat Muhammad Jaenudin melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Kampung Pasirmunding, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jumat (8/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari seratusan warga, termasuk masyarakat setempat.

Dalam momen tersebut, Jaenudin memaparkan sejumlah program DPRD dan Pemprov Jabar baik yang telah dilaksanakan maupun yang belum terlaksana. 

Jaenudin menegaskan bahwa saat ini pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menuntaskan pembangunan dan perbaikan jalan provinsi dan dijadwalkan tuntas hingga tahun 2027. Program tersebut juga mencakup pembangunan penerangan jalan umum guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

"Bapak ibu jangan khawatir, jalan provinsi insyaallah kita tuntaskan di tahun 2027," unngkapnya.

Sementara di bidang pendidikan, Jaenudin menjelaskan bahwa pemerintah juga terus mendorong pembangunan ruang kelas baru (RKB) untuk mewadahi masyarakat yang ingin bersekolah di sekolah negeri.

Menurutnya, saat ini sekolah negeri tidak lagi diperbolehkan melakukan pungutan kepada siswa. Selain itu, tidak ada lagi penahanan ijazah oleh sekolah negeri.

Baca Juga: DPRD Jabar Mengabdi, Jaenudin Bicara Peran Pelajar dalam Demokrasi di SMKN 1 Kota Sukabumi

“Pendidikan harus bisa diakses masyarakat tanpa beban biaya tambahan, termasuk memastikan ijazah siswa bisa langsung diterima,” ujarnya.

Selain menyampaikan program pembangunan, Jaenudin juga memaparkan kegiatan pelatihan keterampilan yang telah dilaksanakan bagi masyarakat. Sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan yang dibagi ke dalam tiga kelas, masing-masing terdiri dari 20 orang.

Tiga pelatihan tersebut meliputi kelas tata boga, kelas barista, dan kelas tata rias. Program itu diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja mandiri.

Kegiatan pelatihan tersebut, sambung Jaenudin, bertujuan untuk menekan angka pengangguran sekaligus mendorong agar lahirnya wirausaha baru di Sukabumi. "Kita berharap lahir wirausaha baru dari pelatihan tesebut, peserta yang dilatih selain mendapat bantuan peralatan juga mendapat uang saku selama pelatihan," imbuhnya. (adv)

Editor : Syamsul Hidayat

Tags :
BERITA TERKAIT