SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan pembentukan seluruh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Jabar yang berjumlah sekitar 3.600 unit dapat selesai pada akhir Juli 2026 sesuai arahan Presiden Indonesia Prabowo Subianto.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, optimistis kehadiran KDKMP akan menjadi pilar utama pusat pelayanan kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput, khususnya di desa dan kelurahan.
Melalui ekosistem koperasi ini, akses masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok sehari-hari, seperti bahan pangan dan energi, diharapkan dapat berjalan jauh lebih mudah dan murah.
“Jadi tidak ada lagi ke depan alasan masyarakat sulit mendapatkan gas LPG, sulit membeli beras dan lain sebagainya,” katanya saat menghadiri secara daring Peluncuran 1.061 Titik KDKMP Wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah yang diresmikan Presiden RI secara daring di KDKMP Desa Cilame Perum, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (16/5/2026).
Baca Juga: SPMB Jabar 2026: Daya Tampung Sekolah Negeri Capai 341 Ribu Siswa, Swasta Bagaimana?
Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto dalam sambutannya menyebut peresmian operasionalisasi 1.061 koperasi sebagai langkah besar yang belum tentu pernah dilakukan negara lain.
Ia menjelaskan bahwa koperasi yang diresmikan bukan hanya sekadar konsep, tetapi telah memiliki infrastruktur dan sistem operasional yang lengkap.
“Gedungnya ada, gudangnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur-unsur logistiknya ada, ada truk, ada pick up, ada kendaraan roda tiga,” katanya.
Presiden juga mengapresiasi kecepatan pembangunan koperasi yang menurutnya berhasil diwujudkan dalam waktu kurang dari satu tahun.
“Dalam tujuh bulan kita bisa operasionalkan 1.061 koperasi,” ucapnya.
Baca Juga: Jadi Sekolah Maung, 2 SMA dan 1 SMK di Sukabumi SPMB 2026 Lebih Cepat: Hanya Jalur Prestasi
Prabowo menambahkan, berdasarkan laporan Menko Pangan, saat ini secara fisik sudah lebih dari 9.000 koperasi siap beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.
Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia mampu berdiri sejajar dengan negara lain dan tidak lagi dipandang sebelah mata.
“Kita berhasil. Menjamin pangan untuk 280 juta rakyat bukan pekerjaan ringan,” tegasnya.
Sumber: Humas Jabar
Editor : Denis Febrian