SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Lina Ruslinawati menyoroti kondisi nelayan di pesisir selatan Sukabumi yang dinilai turut terdampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) untuk melaut.
Menurut Lina, kebutuhan operasional nelayan ikut meningkat seiring naiknya harga bahan bakar. Sementara di sisi lain, kondisi keuangan pemerintah saat ini juga disebut sedang terbatas.
“Sekarang dengan kenaikan bahan bakar mereka untuk melaut naik secara signifikan,” ujar Lina kepada Sukabumiupdate.com saat ditemui di Kantor Desa Pangkalan, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (23/5/2026).
Baca Juga: Nelayan Cisolok Sampai Berenang ke Pantai, Lina Ruslinawati Soroti Keselamatan akibat Sedimentasi
Ia mengatakan pemerintah bukan tidak ingin membantu masyarakat nelayan. Namun menurutnya, kondisi fiskal negara maupun provinsi saat ini sedang mengalami penurunan.
“Kita pemerintahan bukannya tidak mau membantu, karena memang kondisi kita kan baru naik beberapa saat ini. Fiskal negara kita, fiskal provinsi kita jauh menurun,” katanya.
Meski demikian, Lina menegaskan pemerintah tetap berupaya menjalankan program-program prioritas untuk masyarakat, termasuk di sektor kelautan dan perikanan.
Baca Juga: Lina Ruslinawati Serap Aspirasi Warga Cicantayan soal Alsintan dan Rutilahu
“Keberadaan kami di pemerintahan untuk mengelola masyarakatnya, untuk kesejahteraan masyarakatnya, untuk kemaslahatan masyarakatnya,” ucapnya.
Lina berharap kondisi ekonomi ke depan dapat kembali membaik sehingga pembangunan dan bantuan kepada masyarakat bisa berjalan lebih optimal.
“Ketika keuangan kita membaik lagi, insyaallah semua berjalan dengan lancar lagi. Bersabar saja, mudah-mudahan perekonomian kembali membaik,” katanya. (adv)
Editor : Ikbal Juliansyah