SUKABUMIUPDATE.com – Sekretaris Komisi V DPRD Jawa Barat, Muhammad Jaenudin, melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Senin (8/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia menyoroti pelaksanaan tiga program Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yaitu sektor pendidikan, infrastruktur, hingga ketenagakerjaan.
Kegiatan pengawasan dihadiri tokoh masyarakat, warga setempat, kader partai, serta Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi, Iwan Adhar Ridwan atau yang akrab disapa Bah Uwo.
Dalam paparannya, Jaenudin menjelaskan bahwa Komisi V DPRD Jawa Barat terus mengawal pelaksanaan program-program prioritas Pemprov Jabar agar dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Di sektor infrastruktur, Jaenudin mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama DPRD tengah mempercepat pembangunan dan perbaikan jalan provinsi yang ditargetkan tuntas pada 2027.
Selain itu, pemerintah juga telah menyepakati pembangunan penerangan jalan umum (PJU) di berbagai wilayah guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
"Kita sudah bersepakat dengan gubernur dan wakil gubernur mencakup pembangunan penerangan jalan umum (PJU) untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat, termasuk di Kota Sukabumi," ujar Jaenudin.
Baca Juga: Pengawasan DPRD Jabar di Warungkiara, Jaenudin Serap Aspirasi Soal Infrastruktur dan Irigasi
Pada sektor pendidikan, Jaenudin menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dan kebijakan Sekolah Manusia Unggul (Maung). Menurutnya, DPRD Jawa Barat menerima sejumlah aspirasi dari masyarakat, khususnya orang tua siswa yang anaknya belum tertampung di sekolah tersebut.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengeluarkan kebijakan kerja sama dengan sekolah swasta agar siswa yang tidak diterima di Sekolah Maung tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.
"Pemprov sudah mengeluarkan kebijakan bekerja sama dengan sekolah swasta untuk menerima siswa yang tereliminasi di Sekolah Maung sehingga mereka tetap mendapatkan akses pendidikan," katanya.
Di bidang ketenagakerjaan, Jaenudin mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus perhatian Komisi V DPRD Jawa Barat. Salah satu upayanya diwujudkan melalui pelatihan keterampilan bagi masyarakat.
Ia menyebutkan, sebanyak 60 warga telah mengikuti pelatihan di berbagai bidang, mulai dari barista, tata boga, hingga tata rias. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi masyarakat sekaligus membuka peluang kerja maupun usaha mandiri.
Menurut Jaenudin, pengawasan yang dilakukan DPRD Jawa Barat tidak hanya bertujuan memastikan program pemerintah berjalan sesuai rencana, tetapi juga menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat untuk dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan kebijakan di tingkat provinsi. (adv)
Editor : Syamsul Hidayat