Sukabumi Update

Kepala BP Mektan Jabar Tekankan Peran ASN Dukung Pendidikan Karakter Pancawaluya

Kepala BP Mektan Anggi Jingga saat menjadi pembina apel pagi di lingkungan Distanhorti Provinsi Jawa Barat, Senin (20/7/2026). (Sumber Foto: IG Distanhorti Jabar)

SUKABUMIUPDATE.com – Kepala Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BP Mektan) Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distanhorti) Provinsi Jawa Barat, Anggi Jingga, menekankan pentingnya peran aparatur sipil negara (ASN) dalam mendukung pembangunan karakter generasi muda melalui dunia pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Anggi Jingga saat menjadi pembina apel pagi di lingkungan Distanhorti Provinsi Jawa Barat, Senin (20/7/2026).

Dalam arahannya, Anggi menyampaikan bahwa sejumlah pejabat struktural di lingkungan Distanhorti Jabar pada pekan lalu mendapat amanah sebagai pembina upacara dalam pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di berbagai SMA dan SMK negeri di Jawa Barat.

Menurutnya, keterlibatan perangkat daerah dalam kegiatan MPLS merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan karakter peserta didik sekaligus mempererat sinergi antara dunia pendidikan dan birokrasi pemerintahan.

"Para pejabat struktural Distanhorti Jabar telah mendapat amanah menjadi pembina upacara pada pembukaan MPLS di sejumlah SMA dan SMK di Jawa Barat. Selanjutnya mereka juga akan kembali hadir sebagai pembina upacara pada penutupan MPLS sebagai bentuk keberlanjutan pendampingan kepada peserta didik," ujar Anggi seperti dikutip dari instagram Distanhorti Jabar.

Baca Juga: BP Mektan Jabar Tuntaskan Dokumen Mutu & Digitalisasi Arsip, Fondasi Menuju Lab Uji Alsintan Terakreditasi Kian Kuat

Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan kebijakan yang pertama kali dilaksanakan pada masa kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan karakter generasi muda melalui keterlibatan langsung perangkat daerah di lingkungan sekolah.

Menurut Anggi, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya bertumpu pada aspek akademik, tetapi juga harus didukung pembentukan karakter yang kuat agar mampu menghadapi tantangan masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Anggi juga menegaskan pentingnya penerapan nilai-nilai Gapura Pancawaluya sebagai fondasi pembentukan karakter pelajar Jawa Barat.

Nilai-nilai tersebut meliputi cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (cerdas), dan singer (terampil), yang menjadi arah pembangunan karakter peserta didik di Jawa Barat.

"Kehadiran perangkat daerah di lingkungan sekolah diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai kedisiplinan, integritas, kepedulian sosial, serta semangat mengabdi kepada masyarakat sejak dini," katanya.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan dapat terus diperkuat guna menciptakan generasi muda Jawa Barat yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berdaya saing. (adv)

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT