Sukabumi Update

Jaenudin Ajak Pelajar Sukabumi Jadi Agen Demokrasi, Tekankan Politik Tak Selalu Berpartai

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Muhammad Jaenudin, saat menggelar kegiatan DPRD Mengabdi bertema Pendidikan Demokrasi di SMAN 1 Cikembar, Kabupatenn Sukabumi, Senin (20/7/2026) | Foto : dok. tim

SUKABUMIUPDATE.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Muhammad Jaenudin, mengajak para pelajar untuk tidak memandang politik sebagai sesuatu yang tabu. Pesan tersebut disampaikannya saat menggelar kegiatan DPRD Mengabdi bertema Pendidikan Demokrasi di SMAN 1 Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Senin (20/7/2026).

Kegiatan yang dihadiri jajaran guru dan ratusan siswa itu menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk memahami pentingnya demokrasi serta peran mereka dalam kehidupan bermasyarakat.

Di hadapan para pelajar, Muhammad Jaenudin menegaskan bahwa keterlibatan dalam politik tidak selalu identik dengan menjadi anggota partai politik. Menurutnya, politik dapat diwujudkan melalui kontribusi nyata berupa gagasan, kepedulian sosial, dan partisipasi aktif dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

"Berpolitik bukan berarti harus masuk partai, tetapi bagaimana kita berkontribusi dalam membangun kesadaran sosial dan memberikan gagasan untuk kebaikan bersama," ujar Jaenudin.

Ia menjelaskan, sebagai anggota DPRD Jawa Barat dirinya mendapat tugas dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk turun langsung ke masyarakat memberikan pendidikan politik dan memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik, terutama menjelang Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden.

Baca Juga: Ambar Triwidodo Jabat KCD Wilayah V, A Yamin: Pertahankan yang Baik, Perbaiki yang Kurang

Karena itu, ia mengingatkan para siswa agar tidak menganggap pembahasan mengenai politik dan demokrasi sebagai sesuatu yang harus dihindari.

"Jangan tabu kita berbicara politik, jangan tabu bicara demokrasi, walaupun tidak harus berpartai politik," katanya.

Menurut Jaenudin, pemahaman demokrasi sejak usia sekolah sangat penting sebagai bekal ketika para pelajar kelak menjadi pemimpin maupun tokoh di tengah masyarakat.

Ia berharap ilmu pengetahuan yang diperoleh di sekolah tidak hanya menjadi bekal akademik, tetapi juga mampu diterapkan dalam kehidupan sosial.

"Ini penting agar teman-teman nanti ketika menjadi tokoh di masyarakat, ilmu pengetahuan betul-betul bisa dimanfaatkan dan dilaksanakan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat," ujarnya.

Dalam paparannya, Jaenudin juga memberikan contoh sederhana penerapan demokrasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, demokrasi tidak hanya berlangsung saat pemilihan presiden atau anggota legislatif, tetapi juga dalam proses memilih pemimpin di lingkungan sekitar.

Baca Juga: Dukungan Terbuka Jelang Musda Golkar Sukabumi, Seruan Aklamasi Menggema

"Di masyarakat bagaimana kita berdemokrasi, misalnya memilih ketua RT, memilih ketua RW, hingga memilih kepala desa. Semua itu merupakan bagian dari praktik demokrasi yang harus dipahami," jelasnya.

Lebih jauh, legislator asal Daerah Pemilihan Kabupaten Sukabumi itu berharap para siswa dapat menjadi agen demokrasi di lingkungan masing-masing. Ia ingin generasi muda mampu menyebarkan nilai-nilai demokrasi yang sehat, menjunjung toleransi, serta aktif menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab.

"Saya menginginkan adik-adik menjadi agen, yaitu kelompok pelajar dan remaja yang sudah tercerahkan oleh sistem demokrasi," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Jaenudin juga mengingatkan pesan para pendiri bangsa, khususnya Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, mengenai konsep Trisakti sebagai fondasi kehidupan berbangsa.

Ia menjelaskan bahwa Trisakti mengajarkan bangsa Indonesia untuk berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Baca Juga: Api Berkobar di Pinggir Tol Bocimi Sukabumi, Tiga Titik Kebakaran Lahan di Ciambar

Menurutnya, nilai-nilai tersebut tetap relevan diterapkan oleh generasi muda sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan di masa depan, sekaligus membangun karakter pelajar yang kritis, bertanggung jawab, dan mengedepankan musyawarah dalam mengambil keputusan. (adv)

Editor : Syamsul Hidayat

Tags :
BERITA TERKAIT