SUKABUMIUPDATE.com - Suasana Stasiun Cicurug, Kabupaten Sukabumi, tampak berbeda pada Senin (31/8/2026) pagi. Lokomotif C 300, yang melakukan uji coba jalur ganda Bogor - Sukabumi terlihat berhenti sementara di stasiun Cicurug tersebut sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju Paledang Bogor.
Pantauan Sukabumiupdate.com, lokomotif tersebut tiba di Stasiun Cicurug sekitar pukul 09.00 WIB dari arah Bogor menuju Cicurug. Kereta kemudian terparkir beberapa waktu untuk dilakukan pengecekan sebelum kembali bergerak. Sekitar pukul 09.35 WIB, lokomotif tersebut melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Paledang, Kota Bogor.
Dalam uji coba tersebut, rangkaian kereta tampak tidak membawa penumpang. Lokomotif hanya melakukan perjalanan pengujian dengan mencoba dua jalur lintasan, yakni jalur dari arah Bogor menuju Sukabumi serta jalur sebaliknya dari Sukabumi menuju Bogor.
Baca Juga: Gunung Gede Pangrango Masuk Zona Risiko Tinggi Karhutla, Pendakian Ditutup Lagi
Suasana di Stasiun Cicurug saat uji coba berlangsung terpantau relatif sepi. Hanya terlihat kepala stasiun bersama sejumlah petugas yang berada di area peron dan sekitar jalur kereta.
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) bersama Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas 1 Bandung melakukan uji coba operasional jalur hulu lintas Bogor Paledang-Cicurug pada 31 Agustus hingga 1 September 2026.
Uji coba tersebut menjadi bagian dari tahapan persiapan pengoperasian jalur ganda (double track) Bogor-Sukabumi. Dalam kegiatan itu, lokomotif CC 300 milik Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) digunakan untuk mengecek kesiapan jalur yang telah dibangun.
Baca Juga: Tiga Pemain Persib Bandung Dipastikan Absen Saat Hadapi Manila Digger, Siapa Saja ?
Jalur ganda Paledang-Cicurug rampung dibangun dengan panjang sekitar 26,6 kilometer. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas perjalanan kereta api serta memperlancar konektivitas transportasi antara Bogor dan Sukabumi.
Dengan beroperasinya jalur ganda tersebut nantinya, perjalanan kereta api di lintas Bogor-Sukabumi diharapkan dapat lebih optimal dibandingkan saat masih menggunakan satu jalur
Rencana KRL ke Sukabumi
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengungkap rencana perluasan jaringan Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek hingga ke Sukabumi, Jawa Barat. Proyek ini menjadi bagian dari pengembangan besar jaringan commuter line untuk meningkatkan kapasitas angkutan penumpang yang terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan.
Baca Juga: Sukabumi Robotic Competition ke-5: Beasiswa bagi Talenta Robotik dari Nusa Putra
Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin mengatakan, selain memperpanjang layanan KRL dari Cikarang menuju Cikampek, perseroan juga tengah menyiapkan elektrifikasi jalur Bogor-Sukabumi sehingga dapat dilayani KRL.
Hal tersebut diungkap PT KAI dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Juni 2026. Rencana tersebut menjadi salah satu langkah KAI untuk memperluas jangkauan layanan transportasi massal berbasis rel di kawasan penyangga Jakarta. Jika terealisasi, masyarakat Sukabumi nantinya dapat menikmati layanan KRL yang terintegrasi dengan jaringan Jabodetabek.
Menurut Bobby, pengembangan jalur baru tersebut akan dibarengi dengan penambahan rangkaian kereta agar kapasitas angkutan dapat terus meningkat. Namun, untuk mendukung hal tersebut KAI juga harus menambah fasilitas pendukung, seperti depo untuk perawatan dan penyimpanan armada.
Baca Juga: PLN Indonesia Power UBP Jabar 2 Pelabuhan Ratu Raih EPSA 2026 melalui PESONA RATU
Selain pembangunan dan perluasan depo, KAI juga menyiapkan pengembangan infrastruktur lain, berupa perpanjangan peron stasiun dan pembangunan jalur stabling atau area parkir kereta. Fasilitas tersebut diperlukan untuk menampung tambahan armada yang akan beroperasi pada malam hari maupun saat tidak digunakan.
Melalui serangkaian pengembangan tersebut, KAI menargetkan kapasitas layanan KRL Jabodetabek meningkat signifikan dalam lima tahun ke depan. Saat ini jumlah penumpang harian KRL telah mencapai sekitar 1,3 juta orang pada periode puncak.
Terbaru, PT KAI akan melakukan penataan kawasan Stasiun Bogor, sebagai bagian dari program aktivasi KRL Bogor - Sukabumi (Paledang - Cicurug) dengan rencana awal menuju Lido Cigombong.
Editor : Fitriansyah