Sukabumi Update

300 Warga Sukabumi Dibekali Literasi Digital untuk Hadapi Hoaks dan Disinformasi

Peserta Sosialisasi Literasi Digital dan Anti Hoaks “Ngabedakeun Kaler Jeung Kidul” yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Barat di Kota Sukabumi, Jumat (11/9/2026) | Foto : Ayy

SUKABUMIUPDATE.com — Sebanyak 300 peserta dari berbagai elemen masyarakat mengikuti Sosialisasi Literasi Digital dan Anti Hoaks “Ngabedakeun Kaler Jeung Kidul” yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Barat di Kota Sukabumi, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Literasi Digital dan Ketahanan Informasi Masyarakat Dalam Menghadapi Hoaks dan Disinformasi di Era Media Sosial” tersebut berlangsung di Gedung Plaza Da’wah Sukabumi, Jalan KH Ahmad Sanusi Nomor 195, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong.

Para peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan (ormas), Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga kaum perempuan.

Pelibatan berbagai kelompok masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman mengenai pentingnya literasi digital, terutama dalam menghadapi derasnya arus informasi di media sosial.

Kepala Bidang Kewaspadaan Daerah Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Barat, Khoirul Naim, mengatakan, melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya bersikap kritis terhadap informasi yang diterima sebelum mempercayai maupun menyebarkannya. Kemampuan memilah informasi menjadi semakin penting seiring meningkatnya penggunaan media sosial sebagai salah satu sumber informasi masyarakat.

Baca Juga: Saan Mustopa Dorong Solusi Permanen Atasi Krisis Air di Desa Sukamaju Sukabumi

"Kesbangpol Jawa Barat mendorong masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga diharapkan mampu mengenali potensi hoaks dan disinformasi serta ikut mencegah penyebarannya di lingkungan masing-masing," ujarnya.

Kegiatan literasi digital ini juga diarahkan untuk menumbuhkan etika bermedia digital yang bertanggung jawab di kalangan masyarakat. Dengan melibatkan ormas, pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan kaum perempuan, edukasi diharapkan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.

"Melalui sosialisasi “Ngabedakeun Kaler Jeung Kidul”, Kesbangpol Jabar berharap masyarakat semakin cakap dalam menghadapi berbagai informasi di ruang digital dan mampu membangun ketahanan informasi di tengah maraknya hoaks serta disinformasi," tambahnya. 

Editor : Syamsul Hidayat

Tags :
BERITA TERKAIT