SUKABUMIUPDATE.com - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, ikut memberikan penjelasan soal heboh Bayu Zulkarnaen, ASN yang masih dinyatakan hilang tetiba dikabarkan berada di Sukabumi Jawa Barat bersama istri mudanya. Wali Kota meminta kepada siapapun menahan diri untuk tidak menyebarkan informasi yang belum tervalidasi, hingga akhirnya membuat heboh publik.
Kepada awak media, Dedie meminta masyarakat tidak terburu-buru mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Menurut dia, kabar mengenai Bayu ada di Sukabumi perlu dikonfirmasi terlebih dahulu untuk memastikan fakta dan mencegah keresahan di tengah masyarakat.
“Coba cek dulu, jangan gegabah. Karena ini kan sensitif dan butuh kepastian,” ujar Dedie.
Ia menegaskan, kepastian informasi menjadi hal penting sebelum kabar tersebut disampaikan lebih luas kepada publik. Wali Kota Bogor ini bahkan menegaskan bahwa ia juga mendapatkan banyak informasi soal Bayu namun tak diungkap ke publik karena belum tervalidasi.
Baca Juga: Si Jago Merah Lahap Rumah Pasutri di Jampangtengah, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
"Nanti kita lihat lah ya. Benar enggak ada di Sukabumi? Kata siapa? Kan kita belum ada laporan apa-apa. Nah, sejauh ini kan kita masih husnuzon ya. Kita berprasangka baik. Kalaupun hilang, tentu jasadnya harus ditemukan. Tetapi kalau ada informasi yang lain juga kan harus bisa dibuktikan. Ada raganya, ada body-nya. Ada jasad, ada fisiknya. Jadi jangan katanya. Ya kita menunggu aja lah. Katanya ada di sini, sedang akan ditelusuri," paparnya.
Dedie mengingatkan, untuk tidak gegabah membuat pernyataan yang dapat membuyarkan langkah-langkah pencarian yang telah diupayakan pemerintah selama ini. Ia menilai, proses penelusuran keberadaan Bayu tidak, karena melibatkan komunikasi lintas pihak, mulai dari keluarga hingga berbagai sumber informasi lainnya.
Meski demikian, Dedie mengaku dapat memahami kondisi emosional para relawan maupun tim yang sebelumnya turut ikut serta dalam proses pencarian Bayu di sepanjang aliran Sungai Cisadane. "Tapi kan saya juga bisa memahami juga situasi kebatinan teman-teman yang kemarin ikutan nyari kan gitu kan. Ada jugalah. Saya paham itu," pungkasnya.
Heboh Istri Muda di Sukabumi
Kabar terbaru soal Bayu Zulkarnaen ada di Sukabumi diungkap oleh akun TikTok Bang Billy. Pria yang disebut sebagai pegawai BPBD ini dalam live tiktoknya menjelaskan bahwa Bayu tidak ditemukan di dasar sungai Cisadane.
Baca Juga: PSSI Kena Denda Rp26,6 Juta dari AFC Gegara Laga Indonesia All Stars vs Aston Villa
Bayu disebut ditemukan di Sukabumi dalam kondisi selamat. Yang bikin netizen heboh karena disebut saat ini Bayu sedang bersama perempuan yang disebut sebagai istri mudanya di Sukabumi.
Jejak di Jembatan Cipaku Sungai Cisadane
Bayu Zulkarnaen hilang saat perjalanan pulang ke rumahnya di Pamoyanan, Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Selasa 13 Agustus 2026 malam. Bayu diduga jatuh di sekitar Jembatan Cipaku hingga tercebur ke Sungai Cisadane.
Sepeda motor dan helm Bayu ditemukan di tepi jembatan, sedangkan tas miliknya mengambang di pinggir sungai. Tim SAR gabungan tidak menemukan Bayu setelah tujuh hari masa pencarian.
Lokasi kejadian merupakan jalan alternatif yang biasa dilalui masyarakat, termasuk Bayu ketika pulang ke rumahnya. Jalur tersebut menyeberangi rel kereta api dan Jembatan Cipaku yang di bawahnya terdapat aliran Sungai Cisadane.
Editor : Fitriansyah