Sukabumi Update

KDM Pilih e-voting, Melihat Persiapan Pilkades 240 Desa di Kabupaten Sukabumi

Ilustrasi AI. e-voting pilkades (Sumber: gemini)

SUKABUMIUPDATE.com - Jawa Barat tengah mempersiapkan sistem pemilihan baru untuk kepala desa. Gubernur Dedi Mulyadi mendorong e-voting sebagai metode pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang mulai bergulir di di Jawa Barat.

Pria yang akrab disapa KDM ini mendorong transformasi pemilihan dari sistem konvensional coblos kertas suara menuju sistem elektronik (e-voting). Sistem ini disebut tak sekadar modern, juga mempercepat rekapitulasi suara sekaligus menekan efisiensi anggaran daerah.

"Pemprov Jabar akan mewujudkan demokrasi yang cepat, murah, serta melahirkan efisiensi tata kelola keuangan melalui pilkades berbasis e-voting," tegas KDM.

Menurut KDM sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting memungkinkan hasil pemilihan diketahui lebih cepat karena proses penghitungan suara tidak memerlukan waktu lama setelah pemungutan suara selesai. 

Baca Juga: Curug Kiencim Panyairan, Pesona Alam Tersembunyi di Cicurug Sukabumi Dekat Bukit Lengkeng

"Pilkadesnya e-voting tanpa kertas suara, tanpa perlu lama-lama menunggu penghitungan suara. Begitu bilik suaranya ditutup, hasilnya sudah bisa terlihat siapa yang menjadi pemenang, menjadi kepala desa," ujarnya.

la mendorong penerapan metode tersebut di seluruh desa di Jawa Barat agar efisiensi waktu dan biaya penyelenggaraan pemilihan dapat dirasakan hingga pelosok daerah. "Semua desa yang ada di Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan pilkadesnya dengan metodologi e-voting," katanya.

Melansir antara dari suara.com, Dedi menambahkan, pemanfaatan teknologi digital dalam pilkades harus mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih cepat dan tepat, termasuk dalam penyelenggaraan demokrasi di tingkat desa.

Ia berharap digitalisasi pilkades menjadi bagian dari transformasi pemerintahan desa yang modern dan efisien. "Desa tumbuh menjadi basis pembangunan yang berkemajuan," ujarnya.

Baca Juga: Bantah Isu BLT-DD dan PTSL, Kades Mekarsakti Sukabumi Ditawari Takedown Konten Medsos Bayar Rp3 Juta

Persiapan Pilkades di Kabupaten Sukabumi

Lalu bagaimana Sukabumi? Pemerintah Kabupaten Sukabumi tengah mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang direncanakan berlangsung di 240 desa yang tersebar di 47 kecamatan. Tahapan Pilkades dijadwalkan mulai berjalan pada Juni 2027.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi menegaskan melakukan berbagai persiapan sembari menunggu petunjuk resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dimana Pilkades serentak tahun 2027 mengacu pada surat edaran Gubernur Jawa Barat yang mengarahkan penggunaan sistem pemungutan suara secara elektronik atau e-voting.

Guna melihat efektivitas dan kesiapan teknis Pilkades Digital, DPMD Kabupaten Sukabumi melakukan studi banding ke Kabupaten Cianjur yang akan melangsungkan Pilkades serentak pada 28 Oktober 2026.

Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, menyampaikan perlu mengkaji secara langsung mekanisme pelaksanaan serta penggunaan teknologi pemungutan suara di lapangan. Ahmad menjelaskan, penerapan sistem e-voting di Kabupaten Sukabumi nantinya belum diputuskan apakah akan diberlakukan secara menyeluruh atau menggunakan skema kombinasi (hibrida) dengan sistem konvensional.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Pembangunan Infrastruktur di Sukabumi, Gapensi Perkuat Kaderisasi

Pihaknya masih menunggu kepastian regulasi serta alokasi anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menaungi fasilitas teknologi tersebut. "Kaitan dengan pelaksanaan apakah nanti e-voting seluruhnya atau sebagian masih e-voting, sebagian konvensional, kita nunggu kesiapan dari DPMD Provinsi Jawa Barat dulu," jelasnya.

Meski skema pemungutan suara masih dinamis, Ahmad memastikan kepastian jumlah wilayah yang melangsungkan kontestasi politik tingkat desa tersebut sudah final. "Sementara yang sudah pasti kita serentak di 240 desa. Hanya berapa nanti yang memakai sistem e-voting kita, karena penganggaran e-voting ada di DPMD Provinsi," tandasnya.

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT