SUKABUMIUPDATE.com - Keramas merupakan bagian penting dari perawatan rambut untuk menjaga kebersihan kulit kepala dan menghilangkan minyak, kotoran, serta sisa produk penata rambut. Namun, cara keramas yang kurang tepat justru dapat menyebabkan rambut menjadi kering, rapuh, mudah patah, hingga kulit kepala mengalami iritasi.
Banyak orang tanpa sadar melakukan kebiasaan yang dapat merusak kesehatan rambut, mulai dari menggunakan air yang terlalu panas hingga menggosok rambut terlalu keras.Berikut beberapa kesalahan saat keramas yang sebaiknya dihindari.
1. Keramas dengan Air yang Terlalu Panas
Air panas memang terasa nyaman, tetapi suhu yang terlalu tinggi dapat menghilangkan minyak alami (sebum) yang berfungsi menjaga kelembapan rambut dan kulit kepala. Akibatnya, rambut menjadi lebih kering, kusam, mudah patah, dan kulit kepala berpotensi terasa gatal.
2. Menggunakan Sampo Terlalu Banyak
Banyaknya busa tidak selalu berarti rambut menjadi lebih bersih. Menggunakan sampo secara berlebihan justru dapat membuat rambut kehilangan kelembapan alaminya.
Baca Juga: 7 Tanaman Herbal yang Membantu Menjaga Kesehatan Pernapasan
3. Menggaruk Kulit Kepala dengan Kuku
Saat kulit kepala terasa gatal, sebagian orang menggaruknya menggunakan kuku. Kebiasaan ini dapat menyebabkan luka kecil, iritasi, bahkan meningkatkan risiko infeksi. Sebaiknya pijat kulit kepala secara lembut menggunakan ujung jari.
4. Tidak Membilas Sampo hingga Bersih
Sisa sampo yang tertinggal dapat menumpuk di kulit kepala sehingga memicu rasa gatal, ketombe, atau rambut terasa lepek. Pastikan membilas rambut hingga benar-benar bersih sebelum menggunakan kondisioner atau mengakhiri proses keramas.
5. Menggunakan Kondisioner di Kulit Kepala
Kondisioner berfungsi melembapkan batang rambut, bukan kulit kepala. Mengoleskannya langsung ke kulit kepala dapat membuat rambut lebih cepat berminyak pada sebagian orang.
6. Keramas Terlalu Sering
Frekuensi keramas yang terlalu sering dapat menghilangkan minyak alami yang dibutuhkan rambut untuk tetap sehat. Frekuensi ideal bergantung pada jenis rambut, tingkat aktivitas, dan kondisi kulit kepala.
7. Menggosok Rambut dengan Handuk Terlalu Keras
Setelah keramas, rambut berada dalam kondisi yang lebih rentan mengalami kerusakan. Menggosok rambut secara kasar menggunakan handuk dapat menyebabkan rambut patah, kusut, dan bercabang.
8. Langsung Menyisir Rambut yang Kusut
Rambut yang masih basah lebih mudah patah dibandingkan saat kering. Menyisir rambut dengan paksa ketika masih kusut dapat meningkatkan risiko kerontokan akibat patah.
9. Tidak Menyesuaikan Sampo dengan Jenis Rambut
Setiap jenis rambut memiliki kebutuhan yang berbeda. Menggunakan sampo yang tidak sesuai dapat menyebabkan rambut terasa terlalu kering, terlalu berminyak, atau sulit diatur.
10. Terlalu Sering Menggunakan Alat Penata Rambut Setelah Keramas
Mengeringkan rambut dengan suhu tinggi menggunakan hair dryer, catokan, atau alat pengeriting setelah setiap kali keramas dapat merusak lapisan pelindung rambut.
Keramas yang benar tidak hanya membuat rambut bersih, tetapi juga membantu menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala. Hindari kebiasaan seperti menggunakan air terlalu panas, menggaruk kulit kepala dengan kuku, memakai sampo secara berlebihan, atau menggosok rambut terlalu keras setelah keramas.
Dengan memilih produk yang sesuai dan menerapkan teknik keramas yang tepat, rambut dapat tetap sehat, kuat, dan tampak berkilau dalam jangka panjang.
Baca Juga: Isu Pergantian Kapolri Menguat, Bappisus dan DPR Beri Respons Berbeda
Sumber: Berbagai Sumber
Editor : Silvi Maharani