Sukabumi Update

Manfaat Lulur Kunyit: Perawatan Tradisional untuk Kulit Tampak Cerah

Ilustrasi. Bahan untuk membuat lulur kunyit (Sumber : Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Kunyit bukan hanya dikenal sebagai bumbu masakan dan bahan jamu tradisional. Sejak lama, kunyit juga digunakan dalam berbagai perawatan kulit tradisional, termasuk sebagai bahan lulur.

Kunyit (Curcuma longa) mengandung senyawa aktif bernama kurkumin yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Lantas, apa saja manfaat lulur kunyit dan bagaimana cara menggunakannya dengan aman?

Lulur kunyit merupakan perawatan tradisional yang menggunakan kunyit sebagai salah satu bahan utamanya. Kunyit dapat digunakan dalam bentuk bubuk yang kemudian dicampurkan dengan bahan lain, seperti tepung beras, yogurt, madu, atau air.

Dalam penggunaannya, campuran tersebut dioleskan pada kulit dan biasanya dibiarkan beberapa saat sebelum dibilas. Tekstur lulur juga dapat memberikan efek eksfoliasi ringan ketika diaplikasikan dengan lembut.

Baca Juga: 7 Jenis Jamu Tradisional Berbahan Dasar Kunyit yang Populer di Indonesia

Manfaat Lulur Kunyit untuk Kulit

1. Membantu Kulit Tampak Lebih Cerah

Salah satu alasan kunyit digunakan dalam perawatan tradisional adalah untuk membantu membuat kulit terlihat lebih cerah dan segar.

Kurkumin memiliki aktivitas antioksidan terkait proses pigmentasi kulit. Kajian terbaru mengenai kurkumin dan penuaan kulit juga menunjukkan potensi pengaruhnya terhadap produksi melanin dan kerusakan kulit akibat paparan sinar ultraviolet.

2. Memiliki Aktivitas Antioksidan

Kunyit mengandung kurkuminoid, terutama kurkumin, yang memiliki aktivitas antioksidan. Antioksidan dapat membantu melawan stres oksidatif yang berhubungan dengan kerusakan sel kulit.

3. Membantu Menenangkan Kulit

Kurkumin memiliki sifat antiinflamasi yang menjadi salah satu alasan senyawa ini banyak diteliti dalam bidang dermatologi. 

4. Membantu Merawat Tampilan Kulit

Penggunaan lulur secara umum dapat membantu mengangkat sel kulit mati dari permukaan kulit melalui proses eksfoliasi. Ketika dikombinasikan dengan bahan yang sesuai, kulit dapat terasa lebih halus setelah perawatan.

Kunyit dapat menjadi salah satu bahan dalam perawatan tradisional tersebut. 

5. Berpotensi Mendukung Kesehatan Kulit

Aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba yang berkaitan dengan kesehatan kulit. Sejumlah penelitian klinis juga telah mengevaluasi penggunaan kurkumin secara topikal untuk berbagai kondisi dermatologis. 

Baca Juga: Cara Membuat Kunyit Bubuk Sendiri dari Kunyit Segar, Mudah dan Praktis

Cara Membuat Lulur Kunyit Sederhana

Lulur kunyit dapat dibuat menggunakan bahan yang sederhana.

Bahan:

  • 1–2 sendok makan bubuk kunyit.
  • 2–3 sendok makan tepung beras.
  • Air secukupnya hingga membentuk pasta.

Cara membuat:

  • Campurkan bubuk kunyit dan tepung beras dalam wadah bersih.
  • Tambahkan air sedikit demi sedikit.
  • Aduk hingga membentuk pasta yang tidak terlalu cair.
  • Oleskan tipis pada kulit yang ingin dirawat.
  • Hindari menggosok kulit terlalu keras.
  • Bilas dengan air bersih setelah beberapa saat.
  • Keringkan kulit dengan menepuknya menggunakan handuk bersih.

Lulur kunyit merupakan salah satu bentuk perawatan kulit tradisional yang masih banyak digunakan. Kandungan kurkumin dalam kunyit memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi.

Penggunaan lulur kunyit dapat membantu kulit terasa lebih halus dan membuat tampilannya terlihat lebih segar dan cerah.

Jika ingin mencoba lulur kunyit di rumah, gunakan bahan yang bersih, aplikasikan dengan lembut, dan lakukan uji tempel terlebih dahulu. Perawatan kulit yang baik juga perlu disertai kebiasaan penting lainnya, terutama menjaga kelembapan kulit dan melindunginya dari paparan sinar matahari.

Baca Juga: Manfaat Kunyit untuk Kesehatan: Dari Antioksidan hingga Menjaga Daya Tahan Tubuh

Sumber: PubMed

Editor : Silvi Maharani

Tags :
BERITA TERKAIT