TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Sukabumi Update

Ancaman Resesi Global, Stafsus Menkeu Optimis Ekonomi RI Bisa Capai 5%

Tangkapan Layar Yustinus Prastowo, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis dalam "Podcast Cermati Episode 7" (Sumber : YouTube/@DirektoratJenderalPajak)

SUKABUMIUPDATE.com - Bank Dunia memperkirakan ekonomi Indonesia tahun 2023 tumbuh sebesar 4,8 persen.

Pertumbuhan Ekonomi RI ini dinilai cukup solid, meski lambat dari perkiraan tahun 2022 sebesar 5,2 persen.

Di tengah ancaman resesi global, Kondisi Pertumbuhan Ekonomi RI tersebut masih terbilang bagus.

Baca Juga: 6 Strategi Pencapaian Target Inklusi 90% Tahun 2024, Cocokologi Ramalan Jayabaya?

Melansir dari Tempo.co, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 akan mencapai 5 persen dibanding periode sama tahun lalu (year-on-year/yoy).

"Artinya pertumbuhan ekonomi Indonesia ini cukup bagus dibanding banyak negara dan global yang diperkirakan hanya akan bertumbuh 2 persen sampai 3 persen (yoy)," kata Yustinus dalam "Podcast Cermati Episode 7" pada Kamis, 19 Januari 2023.

Untuk diketahui, "Podcast Cermati Episode 7" disiarkan secara daring di Jakarta melalui YouTube Resmi Direktorat Jenderal Pajak dengan durasi 56 menit 7 detik.

Bahkan, lanjut dia, Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) memproyeksikan sepertiga negara di dunia akan mengalami resesi pada tahun ini dan Indonesia jauh dari ancaman tersebut meski tetap harus waspada.

Baca Juga: Kata Sri Mulyani Anak Muda Lebih Betah di Rumah, Gak Suka Ngantor Picu Inflasi?

Optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini tak terlepas dari penyangga yang kuat yakni salah satunya penerimaan pajak yang bisa mencapai target dua tahun berturut-turut pada 2021 dan 2022 meski dalam masa yang sulit.

Editor : Nida Salma Mardiyyah

Tags :
BERITA TERKAIT