Sukabumi Update

Fantastis! Gaji Hendro Martowardojo, Komisaris Utama Krakatau Steel Capai Rp9 Miliar

Hendro Martowardojo menjabat sebagai Komisaris Utama Krakatau Steel. (Sumber : Krakatau Steel).

SUKABUMIUPDATE.com - Hendro Martowardojo resmi terpilih sebagai Komisaris Utama Perseroan pada 25 Juni 2025, menggantikan posisi Suhanto. Hingga saat ini, ia juga masih menjabat sebagai Presiden Komisaris Independen di Bentoel Group.

Dikutip dari laman resmi Bentoel Group, Hendro Martowardojo pertama kali ditunjuk sebagai Presiden Komisaris Independen melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 16 Agustus 2012. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada 1982 dan melanjutkan pendidikan Master of Business Administration (MBA) bidang International Management di Brussels European University pada 1986.

Hendro memiliki pengalaman kerja lebih dari 30 tahun di berbagai sektor, mulai dari perusahaan multinasional, perusahaan nasional, hingga badan usaha milik negara (BUMN). Ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain di Citibank, Grup Director PT Maharani Paramitra, Presiden Direktur PT Aerowisata—anak usaha PT Garuda Indonesia—serta Presiden Direktur PT Citra Dana Asia (Fund Asia).

Sebelum bergabung dengan Perseroan, Hendro menjabat sebagai Presiden Komisaris di PT Niaga Sekuritas dan PT Asia Multi Dana. Hingga kini, ia juga masih tercatat sebagai Presiden Komisaris PT Resource Alam Indonesia Tbk.

Baca Juga: SBY: Perang Dunia Ketiga Mungkin Terjadi, Korban Jiwa Bisa Tembus 5 Miliar

Namun, publik juga menyoroti besaran gaji Hendro Martowardojo sebagai Komisaris Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, yang disebut-sebut bernilai fantastis. Mengutip laman Inilah.com dalam artikel berjudul “Profil Hendro Martowardojo, Komisaris Utama Krakatau Steel yang Digaji Miliaran”, dalam Laporan Tahunan 2024 disebutkan bahwa total remunerasi yang diterima Dewan Komisaris mencapai Rp9,2 miliar.

Adapun rincian remunerasi tersebut meliputi:

  • Honorarium sebesar Rp5.764.334.516
  • Tunjangan Hari Raya Keagamaan sebesar Rp480.150.000
  • Tunjangan lain-lain sebesar Rp1.152.866.904
  • Tabungan purna tugas sebesar Rp1.408.162.500
  • Insentif khusus sebesar Rp474.511.419

Sementara itu, mengutip Tempo.co, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara elektronik (e-LHKPN) yang tercatat di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Hendro Martowardojo tercatat telah melaporkan kekayaannya sebanyak lima kali.

Laporan pertama disampaikan pada 6 Maret 2020, saat ia menjabat sebagai Komisaris PT Krakatau Wajatama, anak perusahaan Krakatau Steel, dengan total harta sebesar Rp57.793.797.398. Saat menjabat sebagai Komisaris Utama PT Krakatau Baja Konstruksi, yang juga merupakan anak usaha Krakatau Steel, total kekayaannya tercatat meningkat selama tiga tahun berturut-turut, yakni Rp65.726.956.603 pada 2021, Rp66.878.812.569 pada 2022, dan kemudian turun menjadi Rp48.354.196.000 pada 2023.

Laporan kekayaan terbaru disampaikan pada Kamis, 6 Februari 2025, dengan total harta mencapai Rp54.783.334.620. Dalam laporan tersebut, Hendro mengakui kepemilikan empat bidang tanah dan/atau bangunan yang diperoleh dari hasil sendiri. Aset properti tersebut memiliki luas antara 21,53 hingga 491 meter persegi dan berlokasi di Jakarta Selatan.

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT