SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Yusuf Maulana melaksanakan Reses II Tahun Anggaran 2025–2026 dari 23 Februari hingga 4 Maret 2026. Kegiatan ini dihadiri masyarakat dari lima kecamatan yakni Sukaraja, Sukalarang, Kebonpedes, Cireunghas, dan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi.
Dalam agenda ini, warga menyampaikan berbagai aspirasi, khususnya terkait program bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dinilai perlu lebih banyak menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Salah satu aspirasi utama yang mengemuka adalah harapan agar pada 2027 Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat lebih memperkuat program pemberdayaan masyarakat. Warga menilai saat ini fokus pembangunan lebih banyak diarahkan pada infrastruktur jalur provinsi, sehingga pemberdayaan masyarakat dirasakan belum optimal.
Baca Juga: Satpol PP Sukabumi Terima Kunker Komisi I DPRD Kota Sukabumi Bahas Penegakan Perda dan Trantibum
Masyarakat juga menyampaikan keluhan terkait kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dinonaktifkan. Di lapangan, ditemukan sejumlah warga yang tengah menjalani pengobatan rawat jalan mengalami kendala karena status kepesertaan BPJS PBI mereka menjadi nonaktif.
"Kondisi ini dinilai sangat memberatkan dan menjadi perhatian serius yang dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas pemerintah," kata Yusuf.
Aspirasi lainnya berkaitan dengan infrastruktur jalan desa dan lingkungan. Masyarakat mengkhawatirkan dampak berkurangnya dana desa terhadap kemampuan pemerintah desa dalam membangun dan memperbaiki jalan. Oleh karena itu, warga mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat memberikan dukungan, termasuk bantuan pembangunan infrastruktur jalan desa dan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di gang-gang desa.
Baca Juga: H-10 Lebaran, Pekerjaan Tol Bocimi Seksi 3 untuk Arus Mudik Tinggal 150 Meter Lagi
Menanggapinya, Yusuf menyampaikan seluruh masukan dari masyarakat akan menjadi bahan perjuangan dan pembahasan sesuai kewenangan di tingkat provinsi. Kegiatan reses menjadi momentum penting untuk menyerap aspirasi secara langsung sekaligus memperkuat sinergi antara wakil rakyat dan masyarakat.
Diharapkan, aspirasi yang telah disampaikan oleh masyarakat dari lima kecamatan dapat direalisasikan secara bertahap demi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pelayanan publik di wilayah Kabupaten Sukabumi. (ADV)
Editor : Fitriansyah