Sukabumi Update

6 Cara Bijak Mengelola Keuangan Saat Idul Fitri, Jangan Sampai Boncos

Ilustrasi. 6 Cara Bijak Mengelola Keuangan Saat Idul Fitri, Jangan Sampai Boncos(Sumber : Pixabay/Nattanan Kanchanaprat)

SUKABUMIUPDATE.com - Hari Raya Idul Fitri merupakan momen yang sangat dinantikan karena menjadi waktu untuk berkumpul bersama keluarga, bersilaturahmi, dan saling memaafkan.

Selain itu, lebaran juga identik dengan membeli baju baru, menyiapkan makanan khas, hingga memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada keluarga yang membuat pengeluaran keluar lebih besar dari biasanya.

Kalau tidak direncanakan dengan baik, pengeluaran saat lebaran dapat membuat kondisi keuangan menjadi tidak stabil setelah hari raya berakhir. Maka dari itu, penting sekali untuk mengatur dengan bijak keuangan agar perayaan tetap berjalan dengan baik tanpa membuat dompet menipis.

Baca Juga: Buang Kolesterol Pas Libur Lebaran, Coba Trekking ke 6 Curug di Kaki Gunung Gede Pangrango Ini

Berikut tips untuk mengatur keuangan saat lebaran agar tidak terjadi pengeluaran berlebihan.

1. Buat Anggaran Khusus Lebaran

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membuat daftar anggaran khusus kebutuhan lebaran. Mulai dari menentukan jumlah dana yang dialokasikan untuk keperluan seperti transportasi mudik, makanan dan kue lebaran, baju baru, hingga THR keluarga.

Dengan adanya anggaran yang jelas dapat membantu pengeluaran lebih terkontrol dan dapat disesuaikan dengan dana yang ada, sehingga tidak akan ada pengeluaran melebihi kemampuan finansial.

2. Prioritaskan Kebutuhan Utama

Menjelang lebaran sering kali orang-orang tergoda untuk membeli banyak hal yang tanpa sadar membuat uang lebih banyak keluar. Padahal tidak semua kebutuhan harus dipenuhi, apalagi secara berlebihan.

Salah satunya adalah baju baru yang tidak selalu harus dibeli setiap tahun jika pakaian lama masih layak digunakan. Jadi, fokuslah pada kebutuhan utama seperti makanan dan lainnya agar pengeluaran lebih efisien.

3. Tentukan Nominal THR untuk Keluarga

Memberikan THR kepada keluarga maupun keponakan sudah menjadi tradisi yang melekat di hari lebaran. Biar tidak mengganggu kondisi keuangan, sebaiknya mulai tentukan berapa nominal THR yang akan diberikan sejak awal.

Bisa mulai membuat daftar penerima yang kemudian disesuaikan dengan kemampuan keuangan. Melalui cara ini dapat membantu menghindari pengeluaran yang tidak direncanakan.

4. Hindari Belanja Impulsif

Menjelang lebaran biasanya bakal ada diskon besar-besar yang membuat seseorang tergoda untuk membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan. Maka dari itu, buatlah daftar belanja sebelum pergi demi menghindari impulsif membeli sesuatu.

Karena dengan adanya daftar tersebut bakal bikin lebih fokus untuk membeli barang yang dibutuhkan, sehingga dapat terhindar dari sifat impulsif saat melihat diskon saat berbelanja.

Baca Juga: Tips Menghindari Kemacetan Saat Mudik Lebaran

5. Sisihkan Dana Setelah Lebaran

Kebanyakan orang sering lupa untuk menyisihkan uang setelah lebaran. Jadi, secara tidak menghabiskan seluruh uang untuk kebutuhan hari raya tanpa memikirkan kondisi setelahnya. Padahal kebutuhan hidup akan tetap berjalan seperti biasa.

Maka dari itu, penting untuk menyisihkan sebagian dana yang dimiliki sebagai tabungan atau dana darurat agar kondisi keuangan tetap aman serta stabil setelah lebaran.

6. Manfaatkan Kebersamaan Keluarga

Terakhir, sebenarnya para lebaran bukan hanya pengeluaran besar, tapi tentang momen kebersamaan dengan keluarga, terutama dari yang jauh pasti bakal datang dan berkumpul.

Dengan menyiapkan makanan bersama keluarga atau membuat kue lebaran di rumah bisa menjadi alternatif untuk menghemat pengeluaran sekaligus mempererat hubungan keluarga yang sudah lama tidak bertemu.

Itulah beberapa tips dalam mengatur keuangan saat lebaran. Dengan mengelola keuangan yang baik dapat membuat hari lebaran bakal dipenuhi kebahagiaan dan menjadi momen menyenangkan saat kumpul bersama keluarga.

Sumber: berbagai sumber

Editor : Octa Haerawati

Tags :
BERITA TERKAIT