SUKABUMIUPDATE.com - Mata uang Rupiah kian melemah terhadap dolar AS pada Selasa malam (26/5/2026). Dari pantauan di wise.com pukul 22.00 WIB nilai tukar rupiah dibuka ke level Rp17.834 per dolar AS
Mengutip suara.com, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah melemah disebabkan oleh sentimen global. Salah satunya, investor menunggu proposal perdamaian Iran dan Amerika Serikat.
"Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi terhadap dolar AS, investor wait and see menantikan respon Iran terhadap proposal damai AS yang diperkirakan akan trjadi dalam waktu dekat," katanya saat dihubungi Suara.com.
Pelemahan rupiah juga terjadi dikarenakan dolar AS yang mulai rebound. Tentunya, mata uang Garuda masih belum bangkit melawan dolar AS.
"Namun perkembangan terakhir, rupiah tertekan oleh rebound pada dolar AS menyusul serangan baru AS terhadap Iran. Range 17700-17800," jelasnya.
Baca Juga: Idul Adha 2026, Anggota DPR RI Sukabumi Heri Gunawan Tebar 25 Hewan Kurban
Sebelumnya, seperti dikutip tempo.co, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan harga komoditas ekspor Indonesia menjadi lebih murah di pasar global akibat pelemahan rupiah. “Ketika rupiah melemah, seharusnya daya saing kita bagus, kan,” kata Budi, di kompleks Kementerian Perdagangan, Senin, 25 Mei 2026.
Editor : Syamsul Hidayat