SUKABUMIUPDATE.com – Ruas Jalan Surade-Ujunggenteng di Kabupaten Sukabumi mendapat alokasi anggaran sebesar Rp24,53 miliar melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Perbaikan jalan sepanjang 4,10 kilometer tersebut menjadi salah satu dari lima proyek jalan daerah di Jawa Barat yang masuk dalam rekapitulasi IJD tahun 2025.
Berdasarkan rilis Humas Jabar, program IJD merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk mempercepat peningkatan konektivitas dan kemantapan jalan daerah, baik jalan provinsi maupun kabupaten/kota.
Program ini berlanjut melalui Inpres Nomor 11 Tahun 2025 yang difokuskan untuk mendukung swasembada pangan, distribusi energi, serta pengembangan kawasan produktif lainnya.
Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jawa Barat, Agung Wahyudi, mengatakan proyek preservasi Jalan Simpang Surade-Ujunggenteng di Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu kegiatan yang mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
"Keempat, kegiatan preservasi Jalan Sp.Surade-Ujunggenteng di Kabupaten Sukabumi sepanjang 4,10 kilometer senilai Rp24,53 miliar," kata Agung saat menyampaikan laporan terkait pelaksanaan IJD di Jawa Barat.
Selain ruas Surade-Ujunggenteng, terdapat empat proyek lain yang masuk dalam program IJD di Jawa Barat, yakni perbaikan Jalan Parung Panjang-Bunar di Kabupaten Bogor sepanjang 2 kilometer senilai Rp14,79 miliar, perbaikan Jalan Palumbonsari-Johar-Tegalloa (Loji) segmen 1 sepanjang 3 kilometer dan segmen 2 sepanjang 2,15 kilometer di Kabupaten Karawang, serta preservasi Jalan Cikadu-Simpang Pancuh Tilu di Kabupaten Cianjur sepanjang 3 kilometer.
Secara keseluruhan, lima kegiatan IJD di Jawa Barat mencakup penanganan jalan sepanjang 14,25 kilometer.
Program tersebut menjadi bagian dari peresmian jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer di seluruh Indonesia yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto secara simbolis di Sampang, Madura, Selasa (23/6/2026). Peresmian disaksikan secara virtual oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama sejumlah kepala daerah, termasuk Bupati Sukabumi Asep Japar, dari Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.
Editor : Denis Febrian