SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki hari pertama tahun ajaran baru pada Senin (13/7/2026), minat masyarakat untuk membuka Tabungan Simpanan Wajib Belajar (SiWajar) di Perumda BPR Sukabumi Cabang Cibadak mulai menunjukkan peningkatan. Hal tersebut terlihat dari mulai banyaknya permintaan buku tabungan dari sejumlah sekolah yang telah memanfaatkan layanan tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Cabang Perumda BPR Cibadak, Jujun Junaedi, mengatakan, memasuki tahun ajaran baru, sejumlah sekolah kembali mengajukan permintaan buku tabungan untuk para siswa. Tabungan tersebut dikelola secara kolektif oleh guru atau bendahara sekolah.
"Alhamdulillah, untuk pembukaan sudah mulai. Bahkan tabungan anak-anak di sekolah juga sudah mulai lagi. Permintaan buku-buku tabungan dari BPR untuk siswa sekolah juga sudah ada. Biasanya yang sudah ada kerja sama dari dulu dengan BPR, tabungan anak sekolah dikolektif oleh guru atau bendahara sekolah," ujar Jujun.
Baca Juga: Polling: 51 Persen Responden Setuju Nama Jawa Barat Diubah Menjadi Provinsi Sunda
Menurutnya, berbeda dengan Tabungan Hari Raya (TAHARA) yang memiliki periode pembukaan tertentu, Tabungan SiWajar dapat dibuka kapan saja sepanjang tahun sehingga masyarakat tidak perlu menunggu momen tertentu untuk mulai menabung.
"Kalau SiWajar sebenarnya kapan juga bisa, tidak terbatas waktu. Beda dengan Tahara yang memang ada momennya setelah Hari Raya," katanya.
Jujun menuturkan, meski belum menyampaikan data terbaru secara rinci, secara umum minat masyarakat terhadap Tabungan SiWajar mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini.
Baca Juga: Nomor WhatsApp Penipu Catut Nama Sekdis Pendidikan Sukabumi Herdiawan Waryadi
"Alhamdulillah ada peningkatan. Intinya kesadaran masyarakat terhadap manfaat Tabungan SiWajar semakin baik, karena tabungan ini menjadi bekal untuk tahun ajaran berikutnya atau ketika anak naik jenjang dari SD ke SMP maupun ke SMA. Jadi bisa menjadi cadangan biaya pendidikan berikutnya," jelasnya.
Ia menambahkan, Perumda BPR Sukabumi juga terus menyediakan informasi mengenai berbagai produk tabungan kepada masyarakat, termasuk SiWajar, Tahara, dan Tapak.
Terkait kerja sama dengan sekolah, Jujun menjelaskan bahwa mekanisme yang berjalan selama ini bukan melalui perjanjian kerja sama secara khusus, melainkan sudah berlangsung sejak lama sebagai bentuk kepercayaan sekolah kepada BPR dalam menyimpan tabungan para siswa.
Baca Juga: Gaji ASN Dipotong 30 Persen Agar PPPK Tidak di PHK, Komisi II DPR Nilai Berisiko
"Kalau kerja sama secara formal sebenarnya tidak. Ini sudah berjalan dari dulu. Intinya sekolah mempercayakan penyimpanan tabungan siswa kepada BPR Sukabumi, sehingga tabungan anak-anak disimpan dengan aman melalui BPR," pungkasnya. (adv)
Editor : Ikbal Juliansyah