SUKABUMIUPDATE.com – Perumda BPR Sukabumi Cabang Sagaranten mencatat pertumbuhan positif pada produk tabungan unggulannya, yakni Tabungan Hari Raya (Tahara) dan Simpanan Wajib Belajar (Siwajar). Hingga posisi 13 Juli 2026, jumlah nasabah dan nilai simpanan pada kedua produk tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Kepala Perumda BPR Sukabumi Cabang Sagaranten, Budi Sukmawan, mengatakan untuk produk Tabungan Hari Raya (Tahara) tercatat memiliki 1.161 rekening dengan total dana simpanan mencapai Rp2.238.528.400.
Sementara itu, produk Siwajar juga menunjukkan perkembangan positif dengan jumlah 316 rekening dan total dana simpanan sebesar Rp1.388.500.000.
Baca Juga: Potongan Ojol 8 Persen Bikin Driver Sukabumi Bingung, Pengemudi Full-Time Merasa Kurang Untung
Menurut Budi, peningkatan tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap produk tabungan yang ditawarkan BPR Sukabumi terus meningkat. Hal itu tidak terlepas dari upaya sosialisasi yang dilakukan kepada masyarakat, sekolah, maupun berbagai instansi di wilayah kerja Cabang Sagaranten.
"Alhamdulillah, jumlah nasabah Tahara maupun Siwajar terus bertambah. Ini menjadi bukti bahwa masyarakat semakin sadar pentingnya menabung dan mempercayakan dananya kepada BPR Sukabumi," ujar Budi kepada Sukabumiupdate.com, Selasa (14/7/2026).
Ia menjelaskan, produk Tahara menjadi pilihan masyarakat karena membantu mempersiapkan kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri melalui sistem menabung secara rutin. Sedangkan Siwajar menjadi solusi bagi orang tua untuk menyiapkan biaya pendidikan anak sejak dini.
Baca Juga: Jawa Barat dan Selangor Perkuat Kerja Sama Ekonomi Lewat SIBS ASEAN 2026 di Bandung
Budi berharap tren peningkatan tersebut terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan produk tabungan BPR Sukabumi sebagai sarana perencanaan keuangan yang aman dan terpercaya.
Perumda BPR Sukabumi sendiri terus mengembangkan berbagai produk simpanan dan kredit guna mendukung peningkatan literasi serta inklusi keuangan masyarakat di Kabupaten Sukabumi. (adv)
Editor : Fitriansyah