SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah memastikan keberlanjutan pembangunan tol Bocimi. Tak hanya menghubungkan Bogor Ciawi Sukabumi, tol yang saat ini pembangunannya baru menuju Cisaat ini akan diteruskan menuju Bandung, via Cianjur dan Padalarang dengan nilai investasi mencapai Rp 7,7 triliun.
Tol Bocimi hingga Ciranjang dan Padalarang, Bandung Barat ini dipastikan menjadi rencana pembangunan pemerintah setelah proyek tersebut masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional atau PSN. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025, yang menetapkan sejumlah proyek prioritas nasional, termasuk pembangunan jalan tol baru di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: Harga Bahan Pokok Turun, Jabar Catat Deflasi 0,05 Persen saat MBG Libur dan Panen Raya
Secara keseluruhan, terdapat 50 ruas jalan tol yang masuk dalam daftar PSN. Salah satunya adalah proyek pengembangan Tol Ciawi-Sukabumi-Ciranjang-Padalarang.
Ilustrasi AI. PSN Tol Bocimi Cianjur Ciranjang Padalarang
Tol Bocimi Menuju Bandung
Rencana perpanjangan Tol Bocimi disiapkan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum. Dalam desain BPJT, ruas tol akan diperpanjang dari Sukabumi Timur menuju Ciranjang di Kabupaten Cianjur, kemudian berlanjut hingga Padalarang di Kabupaten Bandung Barat.
Baca Juga: Usai Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Persib Bandung Catat Rekor Mentereng atas Persija Jakarta
Tol Bocimi memiliki panjang sekitar 54 kilometer yang terbagi dalam empat seksi, yakni: Seksi 1 Ciawi–Cigombong sepanjang 15,3 kilometer (beroperasi); Seksi 2 Cigombong–Cibadak sepanjang 11,9 kilometer (beroperasi); Seksi 3 Cibadak–Sukabumi Barat sepanjang 13,7 kilometer, saat ini masih dalam tahap konstruksi dengan progres sekitar 81,49 persen dan ditargetkan selesai pada kuartal II 2027; dan Seksi 4 Sukabumi Barat–Sukabumi Timur sepanjang 13,05 kilometer, yang saat ini masih berada pada tahap persiapan konstruksi.
Berdasarkan dokumen Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, proyek Tol Ciawi-Sukabumi-Ciranjang-Padalarang memiliki panjang total sekitar 115 kilometer. Nilai investasi proyek tersebut diperkirakan mencapai Rp7,7 triliun.
Editor : Fitriansyah