Sukabumi Update

BPR Sukabumi Cabang Cibadak: Tingkat Menabung Masyarakat Tetap Terjaga

Ilustrasi - Menabung (Sumber : Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Menjelang akhir tahun 2026, masyarakat mulai mengatur kembali pengelolaan keuangan, termasuk menyiapkan dana melalui layanan simpanan. Kondisi tersebut turut terlihat dari aktivitas penghimpunan dana di PT Bank Perekonomian Rakyat Sukabumi (Perseroda) Cabang Cibadak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Cabang Cibadak PT BPR Sukabumi (Perseroda), Jujun Junaedi, mengatakan kepercayaan masyarakat terhadap layanan simpanan di BPR masih terjaga. Menurutnya, pencapaian penghimpunan dana dari beberapa produk simpanan terus mengalami perkembangan, terutama dari deposito dan tabungan.

"Kalau untuk dana khususnya di Cabang Cibadak, yang sudah tercapai dari pos RBB yaitu deposito, dan Alhamdulillah untuk tabungan juga tiap bulannya meningkat, target akhir tahun tercapai bahkan akan melebihi target," ujar Jujun kepada sukabumiupdate.com, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga: HJKS ke-156, Bapperida Dorong Perencanaan Pembangunan Sukabumi Semakin Kolaboratif

Ia mengatakan, secara umum tidak terdapat perubahan besar terhadap perilaku masyarakat dalam menyimpan dana. Nasabah masih memanfaatkan tabungan maupun deposito sebagai bagian dari pengelolaan keuangan.

"Alhamdulillah sama, kepercayaan masyarakat untuk menabung atau deposito terhadap BPR masih ada," katanya.

Meski demikian, Jujun menyebut masih terdapat sejumlah target penghimpunan dana dalam RBB yang terus dikejar hingga akhir tahun. Menurutnya, peningkatan dana simpanan menjadi salah satu perhatian karena berkaitan dengan kebutuhan operasional dan pengembangan layanan perbankan.

Baca Juga: Ironi Data Kemiskinan di Kota Sukabumi, 2 Lansia Hidup Susah Masuk Desil 7 dan 9

"Mudah-mudahan di akhir tahun ini bisa mengejar target-target yang masih belum tercapai," ujarnya.

Dari berbagai produk simpanan yang tersedia, Jujun menyebut Tabungan Hari Raya (Tahara) menjadi salah satu produk yang cukup diminati masyarakat. Menurutnya, pola simpanan Tahara biasanya mengalami peningkatan dari bulan ke bulan. 

Namun, dana tersebut akan banyak digunakan masyarakat ketika memasuki momen Ramadan atau hari raya. "Kalau Tahara dari bulan ke bulan pasti meningkat. Tapi menjelang Ramadan atau hari raya biasanya diambil oleh masyarakat," jelasnya.

Selain Tahara, ia juga menjelaskan tabungan siswa memiliki pola yang berbeda. Pada akhir tahun, simpanan tersebut biasanya mengalami penurunan karena adanya pengambilan dana, kemudian kembali meningkat saat memasuki tahun ajaran baru.

Baca Juga: Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156: DKUKM Dorong Koperasi dan UMKM Naik Kelas

Selain menghimpun dana, PT BPR Sukabumi (Perseroda) Cabang Cibadak juga terus mendorong pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan. Jujun mengatakan, edukasi dilakukan melalui kegiatan literasi keuangan, termasuk sosialisasi ke sekolah maupun kelompok masyarakat.

"Pembinaan dan sosialisasi suka ada, seperti literasi keuangan ke sekolah-sekolah. Kemudian ke masyarakat lain juga kita berikan penjelasan manfaatnya," katanya.

Ia menyebut, salah satu hal yang sering ditanyakan masyarakat adalah terkait keamanan dana yang disimpan di lembaga keuangan. Menurutnya, simpanan di bank termasuk BPR berada dalam perlindungan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Persib Dapat Suntikan Semangat dari Bobotoh, Marc Klok Siap Berjuang Hadapi Persija

"Kita jelaskan soal keamanan dana. Untuk BPR atau bank semua ada di bawah perlindungan LPS," ujarnya.

Jujun berharap komunikasi antara BPR dengan masyarakat dapat terus diperkuat agar layanan perbankan semakin dekat dengan kebutuhan warga. "Kita harus bisa lebih komunikatif dengan masyarakat, tokoh-tokoh maupun perusahaan-perusahaan," pungkasnya. (Adv)

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT