Sukabumi Update

Daerah Berebut Insentif Rp 1 Triliun, Program MBG Jadi Salah Satu Penilaian

Ilustrasi ompreng alias food tray MBG. | Foto: Warganet

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menjelaskan kabar pemberian insentif fiskal senilai Rp 1 triliun bagi pemerintah daerah yang berprestasi mendukung Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemberian insentif ini sebelumnya disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada 28 Oktober 2026.

Mengutip laporan tempo.co, Sudaryono mengatakan duit Rp 1 triliun itu bukan penghargaan pada daerah yang mendukung MBG, melainkan total insentif bagi kepala daerah yang berprestasi dalam sejumlah kategori, termasuk di antaranya MBG.

“Jadi Rp 1 triliun itu jumlah semua (penghargaan). MBG tahun depan itu menjadi salah satu parameternya,” kata Sudaryono dalam konferensi pers 100 hari kerja di Jakarta Selatan, Kamis, 29 Oktober 2026.

Menurut politikus Partai Gerindra tersebut, BGN bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri untuk mendorong keterlibatan pemerintah daerah dalam menyukseskan program MBG. Karena itu, keberhasilan pelaksanaan program tersebut akan dimasukkan ke dalam komponen penilaian penerima insentif fiskal.

Baca Juga: Sempat Kabur ke Sukabumi, Pelaku Pemalsuan SLHS untuk Dapur MBG Diringkus

Saat ini, BGN masih menyusun indikator untuk mengukur keberhasilan pemerintah daerah dalam mendukung MBG. Beberapa indikator yang dipertimbangkan, antara lain penurunan angka stunting dan tingkat penerimaan masyarakat terhadap layanan program tersebut. “Masih kami siapkan,” ujar Sudaryono.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menginstruksikan seluruh pemerintah daerah membentuk satuan tugas MBG untuk mengawasi pelaksanaan program prioritas pemerintah tersebut di wilayah masing-masing. Tito mengatakan keberhasilan pemerintah daerah dalam mendukung MBG akan menjadi salah satu indikator penilaian daerah berprestasi.

Tito menyebut pemerintah menyiapkan insentif fiskal sebesar Rp 1 triliun yang akan disalurkan dalam tiga gelombang kepada daerah di enam wilayah.

“Kita juga, saya juga, sampaikan bahwa tahun ini ada insentif fiskal yang kita pertandingkan sebanyak Rp 1 triliun, dalam tiga gelombang, enam regional,” ujar Tito di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, pada 28 Oktober 2026.

Sumber: Tempo.co

Editor : Oksa Bachtiar Camsyah

Tags :
BERITA TERKAIT