Sukabumi Update

Bolehkah Ibu Hamil Trimester 3 Makan Durian? Simak Fakta, Manfaat, dan Resikonya

Ilustrasi Bolehkah Ibu Hamil Trimester 3 Makan Durian? Simak Fakta, Manfaat, dan Resikonya (Sumber: pexels.com/@Pavel Danilyuk)

SUKABUMIUPDATE.com - Kehamilan membawa banyak perubahan, termasuk soal pola makan. Pada usia hamil trimester 3, kebutuhan nutrisi ibu meningkat seiring dengan pesatnya pertumbuhan janin dan persiapan tubuh menjelang persalinan. 

Pada fase ini, tidak sedikit ibu hamil yang mengidam makanan tertentu, termasuk durian. Namun, muncul pula kekhawatiran amankah durian dikonsumsi saat hamil trimester 3?

Durian dikenal sebagai buah dengan rasa khas, aroma kuat, dan kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Di sisi lain, durian sering disebut sebagai buah “panas” yang dikhawatirkan bisa memicu kontraksi dini atau berdampak buruk pada janin. 

Anggapan inilah yang membuat sebagian ibu hamil ragu untuk mengkonsumsinya.

Fakta Durian untuk Ibu Hamil Trimester 3

Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa durian dapat memicu kontraksi rahim atau menyebabkan gangguan langsung pada janin.

Baca Juga: Mata Malas pada Anak: Penyebab, Gejala, dan Cara Penanganan Sejak Dini

 Sensasi “panas” yang dirasakan setelah makan durian lebih berkaitan dengan tingginya kandungan gula dan kalori, bukan karena efek berbahaya bagi kehamilan.

Artinya, ibu hamil trimester 3 boleh mengkonsumsi durian selama tidak memiliki kondisi medis tertentu dan jumlahnya tetap terkontrol. Konsumsi berlebihanlah yang justru berpotensi menimbulkan masalah, bukan buahnya itu sendiri.

Kandungan dan Manfaat Durian bagi Ibu Hamil

Durian mengandung karbohidrat, vitamin C, vitamin B kompleks, folat, kalium, dan magnesium. Jika dikonsumsi secukupnya, nutrisi tersebut dapat memberikan manfaat bagi ibu hamil, terutama di trimester 3.

Salah satu manfaat utama durian adalah sebagai sumber energi. Kandungan karbohidratnya membantu memenuhi kebutuhan energi yang meningkat, terutama saat ibu hamil mudah merasa lelah. Energi tambahan ini penting untuk menjaga stamina hingga menjelang persalinan.

Selain itu, durian juga mengandung folat yang berperan dalam mendukung perkembangan sistem saraf janin. Walaupun folat paling krusial di awal kehamilan, asupan yang cukup tetap dibutuhkan hingga trimester 3 untuk mendukung pertumbuhan janin secara optimal.

Vitamin C dalam durian berfungsi sebagai antioksidan yang membantu menjaga daya tahan tubuh ibu. Nutrisi ini juga membantu penyerapan zat besi, sehingga berperan dalam pencegahan anemia yang cukup sering terjadi selama kehamilan.

Baca Juga: Jangan Abai! Ini 7 Tanda Keputihan Saat Hamil Trimester 3 yang Perlu Diwaspadai

Tak kalah penting, kandungan kalium dan magnesium dalam durian membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh, fungsi saraf, serta kerja otot. Mineral ini juga dapat membantu mengurangi kram otot yang kerap dialami ibu hamil di trimester ketiga.

Risiko Jika Durian Dikonsumsi Berlebihan

Meski bernutrisi, durian tetap perlu dikonsumsi dengan bijak. Kandungan gula dan kalorinya yang tinggi dapat meningkatkan kadar gula darah, terutama pada ibu dengan diabetes gestasional. 

Konsumsi berlebihan juga berisiko menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak terkontrol.

Selain itu, sebagian ibu hamil dapat mengalami gangguan pencernaan seperti kembung, begah, mual, atau sembelit setelah makan durian, terutama jika kurang minum air putih. Pada kasus yang jarang, reaksi alergi juga bisa terjadi.

Sumber: webmd

Editor : Emi Amelia

Tags :
BERITA TERKAIT